Mahasiswa Undana yang sedang pusing soal biaya penelitian kini bisa bernapas lega. Bank Indonesia membuka peluang pendanaan riset tugas akhir dengan kuota puluhan proposal terpilih.
BEBER FAKTA– Kabar gembira datang bagi mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana). Bank Indonesia (BI) bersama Undana resmi membuka Program Bantuan Penelitian Kebanksentralan Tahun 2026 yang menyasar mahasiswa S1, S2, hingga S3.
Melalui program ini, mahasiswa berkesempatan memperoleh bantuan dana penelitian untuk menyelesaikan skripsi, tesis, maupun disertasi.
💡 BI Cari Ide Riset yang Berdampak
Program ini tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa ekonomi. Sebaliknya, BI juga membuka kesempatan bagi mahasiswa hukum, komunikasi, pemerintahan, hingga sosial-humaniora.
Topik riset yang bisa diajukan antara lain kebijakan moneter, sistem pembayaran digital, stabilitas keuangan, ekonomi hijau, ekonomi syariah, sektor riil, hingga isu sosial yang relevan dengan perkembangan ekonomi nasional.
Program ini bertujuan menjaring gagasan inovatif yang mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.
📊 Kuota 75 Proposal, Ini Fakultas yang Kebagian
Tahun ini, BI menyiapkan 75 kuota proposal penelitian untuk mahasiswa Undana.
Kuota tersebut tersebar di tujuh fakultas, yakni Fakultas Ekonomika dan Bisnis, FKIP, Pertanian, Peternakan-Kelautan-Perikanan, Hukum, FISIP, serta Fakultas Sains dan Teknologi.
FISIP menjadi salah satu fakultas dengan kuota terbesar melalui Program Studi Administrasi Negara dan Administrasi Bisnis yang masing-masing memperoleh enam kuota.
📝 Syarat Ketat, IPK Minimal 3,25
Mahasiswa yang ingin mendaftar wajib memiliki IPK minimal 3,25.
Selain itu, peserta tidak boleh berstatus pegawai Bank Indonesia dan tidak sedang menerima bantuan pendidikan atau penelitian dari lembaga lain.
Setiap proposal juga harus mendapat rekomendasi resmi dari program studi atau pimpinan fakultas.
🚀 Seleksi Berlapis hingga Reviewer BI
Pendaftaran dilakukan melalui formulir daring dan penyerahan dokumen fisik ke Bagian Kemahasiswaan Rektorat Undana.
Setelah lolos seleksi administrasi tingkat universitas, proposal akan dikirim ke Bank Indonesia untuk menjalani penilaian substansi oleh reviewer internal.
“Proposal yang lolos akan dikirim ke bank sentral untuk dinilai lebih lanjut oleh tim reviewer Bank Indonesia.”
🌍 Agar Riset Tak Berakhir di Rak Perpustakaan
Program ini hadir untuk membantu mahasiswa yang mengalami kendala biaya penelitian sehingga berisiko terlambat lulus.
Lebih jauh, hasil riset mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi koleksi perpustakaan kampus.
Sebaliknya, gagasan tersebut dapat berkembang menjadi rekomendasi kebijakan yang memperkuat stabilitas ekonomi dan pembangunan daerah, khususnya di NTT.
“Melalui program ini, hasil pemikiran kritis mahasiswa Undana diharapkan menjelma menjadi rekomendasi kebijakan yang aplikatif.” (Sumber: Humas Undana-Ika/Trp-BF)











