KUPANG, Beber Fakta – Diam-diam, lebih dari 500 Rumah Tangga (RT) di Kota Kupang kini bisa bernafas lega, karena menemukan solusi untuk menyelesaikan persoalan sampah RT yang menumpuk, akibat di wilayah seputaran rumah mereka tidak terdapat Tempat Penampungan Sementara (TPS) –untuk sampah,red-.
Solusi penyelesaian sampah RT itu adalah komunitas sekelompok pemuda yang menamakan dirinya Teman Sampah Kota Kupang (TSKK).
Berbekal kendaraan pick up, TSKK membagi rute untuk mengangkut sampah para pelanggan dari rumah ke rumah sesuai jadwal yang telah mereka atur sebelumnya.
Menurut Ketua TSKK, Galis Bunga, komunitas ini dibentuk dengan gagasan awal untuk membantu masyarakat dan Pemerintah kota Kupang dalam menangani masalah sampah di Kota Kupang yang menjadi masalah dari generasi ke generasi, dan hingga kini pemerintah Kota Kupang masih mengembangkan berbagai upaya dan program untuk mengatasi masalah sampah di Kota Kupang.
“Latar belakang dari gagasan dan ide awal kami membentuk komunitas ini adalah persoalan sampah di Kota Kupang, yang selama ini selalu menjadi warisan dari pemimpin ke pemimpin di kota Kupang dan belum mendapatkan solusi yang pas dalam penyelesaiannya.” jelas Galis
Dia menambahkan, selain bisa membantu kerja pemerintah dan menjadi solusi bagi warga Kota Kupang terkait masalah sampah RT-nya, dirinya dan komunitas TSKK juga membuka peluang kerja yang menghasilkan bagi dirinya dan teman-teman di dalam komunitas TSKK.
Kini TSKK beranggotakan delapan orang punggawa, enam orang adalah pekerja etap dan dua diantaranya tenaga freelance. “Kedepan kami berencana menambah tenaga kerja dan juga alat angkut sehingga dapat melayani pelanggan lebih maksimal,” jelas Galis.
Apresiasi dari Walikota Kupang
Walikota Kupang, dr. Christian Widodo yang diwawancarai Beber Fakta melalui telepon, Sabtu (17/5/2025), memberikan apresiasi terhadap seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam membantu menyelesaikan masalah sampah, khususnya TSKK.
“Saya tentu senang sekali, dan memberikan apresiasi yg tinggi kepada semua elemen masyarakat yg mau terlibat menyelesaikan masalah sampah di Kota Kupang, termasuk salah satunya TSKK,” jawab Walikota.
Ia menambahan, Kerja TSKK merupakan wujudnyata dari pentingnya kolaborasi antar semua pihak. “Supaya kita keroyokan bersama menyelesaikan masalah sampah kota Kupang. Kota ini rumah kita bersama maka mari jadikan kota tercinta ini nyaman untuk ditinggali dan bangga utk diceritakan. Semoga teman teman TSKK sehat selalu,” ujarnya. (Rocky BF / Vic)











