Plat Nomor Aneh Diincar, Tilang Manual Naik 30 Persen

Operasi Patuh 2026 Siap Digelar 8-21 Juni!

Operasi Patuh 2026
Olahgrafis cover: Vico Patty-BF
Plat nomor dimodifikasi, ditutup, atau dicopot? Bersiaplah. Polisi bakal lebih agresif saat Operasi Patuh 2026 digelar di seluruh Indonesia.

BEBER FAKTA – Direktorat Lalu Lintas Polda NTT bersama seluruh Satlantas Polres akan menggelar Operasi Patuh 2026 mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Operasi ini berlangsung serentak di seluruh Indonesia dengan fokus utama mendukung efektivitas tilang elektronik (ETLE).

“Iya benar segera ada Operasi Patuh pada 8-21 Juni 2026. Operasi ini serentak di seluruh Indonesia,” kata Dirlantas Polda NTT Kombes Pol Dedy Eka Jaya Helmi melalui KBO Ditlantas Polda NTT AKP Wayan Suardika.
🚔 ETLE Jadi Senjata Utama

Pada operasi tahun ini, polisi lebih mengandalkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Karena itu, seluruh jajaran diminta memaksimalkan dukungan terhadap penegakan hukum berbasis digital.

“Operasi Patuh tahun ini lebih mengedepankan penegakan hukum berbasis digital melalui ETLE,” tegas Wayan.

Selain itu, operasi mengusung tema “Transformasi Digitalisasi Penegakan Hukum dalam Mewujudkan Masyarakat yang Patuh dan Tertib Hukum dalam Berlalu Lintas.”

🎯 Plat Nomor Disamarkan Jadi Target

Menariknya, petugas akan memberi perhatian khusus pada kendaraan yang menghambat kerja kamera ETLE.

Pelanggaran yang menjadi sasaran antara lain:

✅ Plat nomor dicopot
✅ Plat nomor tidak dipasang
✅ Plat nomor ditutup sebagian
✅ Plat nomor dimodifikasi dengan stiker atau cat

Menurut Wayan, tindakan tersebut dapat mengganggu proses identifikasi kendaraan oleh kamera ETLE sehingga menjadi prioritas penindakan.

⚠️ Tilang Manual Naik, Pelanggar Kasat Mata Ditindak

Meski ETLE menjadi andalan, polisi tetap meningkatkan porsi tilang manual menjadi 30 persen. Sementara itu, 60 persen penindakan menggunakan ETLE dan 10 persen berupa teguran simpatik.

Selain itu, pelanggaran yang terlihat langsung seperti melawan arus akan ditindak di lokasi oleh petugas.

“Teguran simpatik tetap diberikan dalam situasi tertentu yang dinilai lebih efektif menggunakan pendekatan humanis, namun porsinya tetap terbatas hanya 10 persen,” ujarnya.
📉 Targetnya Tekan Kecelakaan

Di sisi lain, Operasi Patuh 2026 juga mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum yang terintegrasi.

“Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan ketertiban dan menekan angka kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. (*/Vip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *