Ambang Batas Parlemen 2029 Masih Digodok, Hanura Nyatakan Siap

Rio Capella-Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura (Foto: istimewa)
Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura Rio Capella menegaskan partainya siap menghadapi berapa pun ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) Pemilu 2029.

BEBER FAKTA — DPR dan pemerintah masih membahas perubahan ambang batas parlemen dalam rangkaian revisi Undang-Undang Pemilu.

🏛️ Hanura Tunggu Keputusan PT 2029

Rio mengatakan Hanura menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ambang batas parlemen.

MK pada 2024 menyatakan ambang batas parlemen sebesar 4 persen harus diubah sebelum Pemilu 2029. Karena itu, Hanura menyerahkan penentuan angka baru kepada pemerintah dan DPR.

“Berapa pun parliamentary threshold, Hanura menyatakan siap untuk menghadapi pemilu itu. Tidak ada keraguan sedikit pun pada kami,” kata Rio.

Rio menegaskan Hanura tidak ingin menggantungkan perjuangan partai hanya pada besaran parliamentary threshold.

Baca juga: Ambang Batas Parlemen Diperebutkan, Parpol Besar dan Baru Bersilang Pendapat

“Tentu Hanura akan patuh kepada putusan Mahkamah Konstitusi dan itu silakan diputuskan oleh pemerintah dan DPR angka seberapa yang pantas untuk dilakukan,” katanya.

🚩 Mesin Politik Hanura Mulai Bergerak

Sementara itu, Task Force atau Satuan Tugas DPP Partai Hanura mulai melakukan konsolidasi menuju Pemilu 2029. Mereka menggelar rapat terbatas dan konsolidasi bersama pengurus DPD serta DPC se-Provinsi Banten, Sabtu (8/8). Pertemuan tersebut menjadi titik awal rangkaian perjalanan Satgas Hanura ke seluruh wilayah Indonesia.

Rio menyebut hasil Pemilu 2024 harus menjadi cambuk bagi Hanura untuk meraih suara lebih besar pada Pemilu 2029.

“Kita sadar untuk memenangkan Pemilu 2029 bukan dengan pidato berapi-api atau sekadar rapat,” ujar Rio.

Menurutnya, kebangkitan partai membutuhkan kerja kader dan kepercayaan masyarakat.

“Partai ini bisa bangkit jika kader bekerja dengan niat tulus dan rakyat kembali percaya,” lanjutnya.

🌱 Targetkan 10 Kader Aktif di Tiap Desa

Rio juga menekankan pentingnya membangun struktur partai hingga tingkat desa. Hanura menargetkan setiap desa memiliki minimal 10 kader aktif yang memiliki kartu tanda anggota (KTA).

Dengan memperkuat basis massa di akar rumput, Hanura optimistis dapat melampaui ambang batas parlemen pada Pemilu 2029.

⚠️ Pimpinan Daerah Diminta Bangun Optimisme

Dalam konsolidasi tersebut, Rio turut mengingatkan pimpinan daerah agar menjaga loyalitas dan mentalitas kepemimpinan. Ia menyatakan tidak akan segan memecat pimpinan daerah yang menebar pesimisme kepada kader.

“Tidak boleh ada satu dua orang yang mengganjal perjuangan kita untuk menghadapi Pemilu 2029,” kata Rio.

Ia meminta seluruh ketua DPC membangun optimisme di tengah kader.

“Kalau ada pimpinan yang justru merasa berat atau ragu dengan masa depan partai, pilihannya hanya satu: pecat,” pungkas Rio.(*/Red.01-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *