Presiden Prabowo Subianto mendapat penilaian “oke” atas dua tahun pemerintahannya. Gerindra menyebut penilaian itu sejalan dengan tingkat kepuasan publik yang mencapai 63 persen.
BEBER FAKTA — Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, mengatakan rapor tersebut bukan klaim sepihak. Menurutnya, hasil Survei Indonesia Political Opinion (IPO) terbaru turut menggambarkan persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo.
📊 Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Survei IPO mencatat 57 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Sementara itu, 6 persen responden mengaku sangat puas.
Dengan demikian, tingkat kepuasan publik mencapai 63 persen. Sebanyak 30 persen responden menyatakan tidak puas, 5 persen sangat tidak puas, dan 2 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, mengatakan tingkat kepuasan tersebut masih relatif stabil.
“Tingkat kepuasan pada pemerintah berada situasi stabil, masih didominasi tingkat kepuasan dibanding yang tidak, ini indikasi jika mayoritas masyarakat masih melihat upaya pemerintah bekerja dalam koridor yang benar,” kata Dedi.
💰 Gerindra Soroti Stabilitas Ekonomi
Sugiat menilai salah satu indikator kinerja pemerintah terlihat dari kemampuan menjaga stabilitas ekonomi domestik.
Ia mencontohkan kebijakan pemerintah mempertahankan harga BBM bersubsidi saat perekonomian global mengalami gejolak.
“Kami melihat di tengah gejolak perekonomian global yang membuat banyak negara menaikkan harga energi, pemerintah berhasil menjaga stabilitas ekonomi domestik. BBM bersubsidi tidak dinaikkan demi menjaga daya beli rakyat dan mencegah inflasi,” ujarnya.
Menurut Sugiat, kebijakan tersebut bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi inflasi.
📈 Danantara hingga Infrastruktur Desa
Sugiat juga menjabarkan sejumlah catatan positif pemerintahan Prabowo di sektor ekonomi dan pengelolaan BUMN.
Ia menilai Badan Pengelola Investasi Danantara menunjukkan peningkatan kinerja finansial secara signifikan hingga 300-400 persen.
Berita terkait:Survei IPO: Gerindra Teratas, Ungguli PDI-P dan Golkar
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan komitmen Prabowo memperbaiki tata kelola dan menutup potensi kebocoran anggaran.
Di sektor infrastruktur, pemerintah disebut telah membangun hampir 2.500 jembatan desa di berbagai daerah Indonesia.
“Pemerintah tidak hanya fokus pada proyek megastruktur, tetapi juga pada infrastruktur mikro yang berdampak langsung pada kehidupan harian warga,” kata Sugiat.
Ia menyebut pembangunan jembatan tersebut berkaitan dengan konektivitas wilayah, distribusi hasil tani, dan mobilitas anak sekolah di daerah pelosok.
🍱 MBG Jadi Faktor Utama Persepsi Positif
Survei IPO juga mengidentifikasi sejumlah faktor yang memengaruhi persepsi positif masyarakat terhadap Presiden Prabowo.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi faktor yang paling banyak disebut responden, yakni 15,7 persen.
Selanjutnya, 12,5 persen responden menilai Prabowo terlihat aktif memberantas korupsi. Sebanyak 11 persen menyebut bantuan sosial sebagai alasan utama.
Sementara itu, 7,2 persen responden menilai program kerja pemerintah memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung.
👀 Gerindra Minta Pemerintah Terbuka
Meski menilai kinerja pemerintah berada di jalur yang benar, Sugiat mengingatkan pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dan pengawasan publik.
Ia menilai masukan masyarakat penting agar berbagai program pemerintah berjalan tepat sasaran.
“Pemerintah tetap terbuka terhadap masukan, kritik, serta pengawasan publik demi memastikan seluruh program prorakyat berjalan tepat sasaran hingga akhir periode,” ujarnya.
Sugiat sebelumnya menegaskan penilaian “oke” terhadap pemerintahan Prabowo bukan klaim sepihak.
“Ini bukti nyata bahwa arah kebijakan pemerintah berada di jalur yang benar (on the right track),” kata Sugiat dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).(*/Red.01-BF)











