KOTA KUPANG, beberfakta.web.id — Suasana Ruang Rapat Garuda Lantai II Kantor Wali Kota Kupang terasa lebih khidmat, Senin (12/1). Bukan semata karena penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026, melainkan karena pesan-pesan tegas dan reflektif yang disampaikan langsung oleh Wali Kota Kupang.

Bagi Wali Kota, DPA bukan sekadar instrumen birokrasi. Ia menyebutnya sebagai peta masa depan Kota Kupang. Karena itu, ia meminta seluruh aparatur bekerja dengan integritas sejak hari pertama pelaksanaan anggaran. “Kalau benar pasti saya jaga, kalau salah pasti saya tindak,” tegasnya.
Baca: Penganiayaan Tetangga di Fatukoa
Ia kemudian mengingatkan pentingnya disiplin waktu. Laporan realisasi anggaran triwulan pertama, menurutnya, harus sudah diterima paling lambat 15 Maret 2026. Selain itu, seluruh rencana program wajib segera diinput ke dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan sebelum 16 Januari 2026.
“Jangan menunda, karena keterlambatan hari ini berdampak panjang pada pelayanan masyarakat,” katanya.
Wali Kota juga menggarisbawahi keberanian dalam mengambil keputusan. Ia menilai banyak program gagal bukan karena kurang anggaran, tetapi karena ragu dalam eksekusi. Ia mengutip ungkapan Latin Fortis Fortuna Adiuvat. “Keberuntungan berpihak kepada mereka yang berani,” ujarnya. Namun, ia segera menambahkan, “Keberuntungan adalah ketika kesempatan bertemu dengan persiapan.”
Tiktok @beber_fakta: dr. Christian Widodo, “Anggaran Ini Milik Rakyat”
Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang bergerak dalam satu komando. Ia meminta loyalitas dijaga, fokus dipertahankan, dan setiap program dijalankan dengan hati. “Mari kita awali APBD 2026 dengan komitmen bersama. Bekerja jujur, disiplin, dan penuh dedikasi, karena di balik setiap program ada harapan masyarakat,” tutupnya. (Vic-BF/Vip)











