KOTA KUPANG, beberfakta.web.id — SD Inpres Oebufu memperkuat profesionalitas guru melalui program peningkatan kompetensi pada 26–28 Februari 2026.
Pelaksana Tugas Kepala Sekolah, Sarmaida Tampubolon, S.Pd., menegaskan komitmen sekolah dalam mendorong pembelajaran adaptif. Ia menyampaikan hal itu di ruang kerjanya, Kamis pagi.
Penguatan Kompetensi Selama Tiga Hari
Menurut Sarmaida, program tersebut memberi arah baru bagi praktik pembelajaran di sekolah dasar. Selain itu, sekolah menekankan peningkatan kompetensi pedagogik guru.
Karena itu, guru diharapkan mampu menyesuaikan metode ajar dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, proses belajar mengajar menjadi lebih relevan bagi peserta didik.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalitas guru agar pembelajaran lebih relevan,” ujar Sarmaida.
Materi hingga Praktik Pre-Teaching
Program ini mencakup penguatan materi pedagogik dan penyusunan perangkat ajar. Selain itu, peserta mengikuti praktik pre-teaching sebagai implementasi langsung materi pelatihan.
Sebanyak 31 guru mengikuti kegiatan tersebut. Sementara itu, narasumber Sarmade Tampubolon memandu pendampingan selama satu bulan. Pendampingan ini bertujuan memastikan penerapan hasil pelatihan berjalan konsisten.
Di sisi lain, Korwas Joni Rihi turut mendampingi program sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan.
Saat ini, SD Inpres Oebufu memiliki 17 rombongan belajar. Jumlah tersebut bertambah setelah sekolah membuka rombongan belajar baru di kelas A.
Melalui program ini, sekolah berharap lahir pembelajaran inovatif dan terarah. Selain itu, peningkatan kualitas hasil belajar siswa menjadi target utama. (Goe-BF/Vip)











