Humas Bukan Sekadar Posting! Undana Bawa Misi Besar di Rakor Nasional 2026

Olahgrafis cover: Vico Patty-BF
Di era banjir informasi dan AI, humas kampus dituntut bergerak cepat, cerdas, dan tetap manusiawi. Undana pun siap memastikan narasi kampus benar-benar berdampak bagi masyarakat.

BEBER FAKTA – Universitas Nusa Cendana (Undana) menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat komunikasi publik kampus. Hal itu terlihat saat delegasi Undana mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Humas dan Protokol 2026 yang digelar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Universitas Indonesia, Depok.

Wamendiktisaintek Prof. Fauzan. (Foto: undana.ac.id – Diktisaintek)

Forum nasional yang diikuti sekitar 350 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan LLDikti ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Fauzan.

🎯 Humas Harus Tetap Manusiawi di Tengah Gempuran Teknologi

Dalam arahannya, Prof. Fauzan menegaskan bahwa humas dan protokol merupakan wajah terdepan sebuah institusi. Karena itu, kecanggihan teknologi tidak boleh menghilangkan nilai kemanusiaan dalam pelayanan publik.

“Nilai kemanusiaan dalam bakti sehari-hari tidak boleh digerus oleh kemajuan teknologi dan derasnya arus digitalisasi,” tegas Prof. Fauzan.

Selain itu, ia mengingatkan agar insan humas selalu mengedepankan sikap memanusiakan manusia serta tidak mudah terpancing emosi saat melayani masyarakat.

🤖 AI, Krisis Digital, dan Tantangan Baru Humas

Sementara itu, rakor juga membahas berbagai tantangan komunikasi modern. Mulai dari strategi publikasi hasil riset, penanganan krisis secara empatik, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia kehumasan.

Baca juga: Tiga Jagoan Sains Undana Siap Guncang ONMIPA Nasional 2026!”

Sebagai tuan rumah, pihak Universitas Indonesia menekankan bahwa kualitas komunikasi menjadi faktor penting yang menentukan citra lembaga, baik dalam kondisi normal maupun saat menghadapi krisis.

🚀 Undana: Kampus Harus Jadi Problem Solver

Dalam sesi diskusi, Sub Koordinator Humas Undana, Ollien Manggol, membagikan pengalaman Humas Undana dalam membangun publikasi dan branding kampus.

Menurutnya, peran humas kini jauh lebih strategis dibanding sebelumnya. Kampus tidak cukup hanya menghasilkan penelitian, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Capaian pendidikan tinggi yang berdampak bagi masyarakat perlu dikomunikasikan secara lebih kuat dan strategisInsan humas harus mampu merespons berbagai isu secara cepat, tepat, empatik, dan berbasis data untuk menjaga kredibilitas institusi.” ujar Ollien.

Melalui keikutsertaan dalam rakor ini, Undana ingin mengadopsi berbagai praktik terbaik komunikasi publik. Dengan demikian, hasil riset dan inovasi kampus tidak berhenti sebagai dokumen akademik, melainkan berubah menjadi narasi pembangunan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (Sumber: Humas Undana – Ing / Vip-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *