NTT dikenal sebagai lumbung sapi nasional. Kini, Undana dan Bappenas mulai menyusun langkah besar agar peternakan rakyat naik kelas dan makin menguntungkan.
BEBER FAKTA – Universitas Nusa Cendana (Undana) bersama Kementerian PPN/Bappenas menjajaki kerja sama strategis untuk membangun ekosistem sapi potong berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kolaborasi ini menjadi langkah lanjutan setelah Program Kemitraan Strategis di Kabupaten Kupang dinilai berhasil meningkatkan produktivitas peternakan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
🐂 Sapi NTT Jadi Fokus Utama
Wakil Rektor I Undana, Prof. Annytha Detha, menegaskan bahwa sektor sapi potong merupakan tulang punggung ketahanan pangan dan ekonomi NTT.
Karena itu, Undana siap mengerahkan seluruh kekuatan akademiknya, mulai dari pendidikan, penelitian hingga pengabdian masyarakat.
Sementara itu, Kepala LP2M Undana, Prof. Yosep Seran Mau, menyatakan pihaknya siap menurunkan dosen dan peneliti untuk mendampingi peternak secara langsung.
🧬 Genetika Sapi dan Laboratorium Modern Jadi Senjata
Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP) Undana juga membawa amunisi kuat berupa fasilitas laboratorium lengkap.
“Kami memiliki fasilitas laboratorium lapangan, pengujian daging ternak, reproduksi, hingga laboratorium kimia pakan,” jelas Dr. Franchy Cristian Liufeto.
Tak hanya itu, FPKP Undana saat ini juga fokus mengembangkan perbaikan genetika sapi lokal melalui program inseminasi buatan (IB).
“Kami sedang fokus mengembangkan inovasi perbaikan genetika sapi lokal untuk mendongkrak kualitas sapi potong di NTT,” tegasnya.
💰 Dana Terbatas, Strategi Tetap Jalan
Meski mengapresiasi inisiatif Undana, Bappenas mengakui belum tersedia anggaran khusus pada tahun 2026 karena adanya efisiensi dan penyesuaian prioritas pembangunan nasional.
Namun demikian, Direktur Pengembangan UMKM dan Koperasi Bappenas, Mahatmi Parwitasari Saronto, mendorong agar program ini tetap berjalan melalui usulan strategis langsung ke tingkat kementerian.
Selain itu, kedua pihak juga mulai membahas penguatan kelembagaan peternak, replikasi model kemitraan, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis akademik.
🚀 NTT Bersiap Jadi Sentra Daging Nasional
Sebagai tindak lanjut, Undana dan Bappenas sepakat mengagendakan pertemuan antara Rektor Undana dan Menteri PPN/Kepala Bappenas.
Langkah ini bertujuan mempercepat lahirnya nota kesepahaman sekaligus memperkuat fondasi kerja sama jangka panjang.
Jika terwujud, kolaborasi tersebut diyakini mampu mengubah pola peternakan tradisional menjadi industri modern berbasis sains. Selain itu, pasokan daging nasional akan semakin terjaga, sementara kesejahteraan peternak NTT berpotensi meningkat secara signifikan. (Sumber: Humas Undana – Alk / Vip-BF)











