Pesan Menyentuh Wali Kota Kupang Saat Nikahkan 49 Pasangan di Lasiana

COVER> Foto: Echon Saudale - Bag. Prokopim Setda Kota Kupang / Olahgrafis: Vico Patty-BF

Suasana haru menyelimuti Paroki St. Andreas Lasiana, Rabu (6/5/2026). Sebanyak 49 pasangan resmi menerima pemberkatan nikah massal dalam momentum perayaan HUT ke-140 Kota Kupang dan 30 tahun otonomi daerah. ❤️

BEBER FAKTA – Namun, bukan sekadar seremoni. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, justru menyampaikan pesan yang bikin banyak orang tersentuh soal arti keluarga dalam membangun kota.

dr. Christian Widodo “Kalau hari ini Kota Kupang bercahaya, itu bukan karena obor di kantor wali kota, tetapi karena lilin-lilin kecil yang menyala di keluarga-keluarga.”

💍 Nikah Massal Jadi Simbol Pelayanan untuk Rakyat

Kegiatan nikah massal itu dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, para pastor paroki se-Kota Kupang, biarawan-biarawati, hingga umat Paroki St. Andreas Lasiana.


Baca Berita Sambil Nikmati Lagu Keren: Tiktok @beber_fakta ⚠️Wali Kota Kupang Warning Pejabat yang Baru Dilantik😘

Turut mendampingi wali kota, para Asisten Sekda Kota Kupang, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkot Kupang.

Dalam sambutannya, Christian Widodo menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya soal gedung dan infrastruktur. Sebaliknya, pemerintah harus memperkuat keluarga sebagai fondasi utama kehidupan sosial masyarakat.

“Karena keluarga adalah fondasi utama membangun kota,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa makna otonomi daerah harus benar-benar terasa lewat pelayanan langsung kepada masyarakat.

dr. Christian Widodo, “Memerintah adalah melayani. Itu komitmen kami lima tahun ke depan. Dan hari ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir untuk melayani.”
🏡 Pemkot Kupang Siapkan Banyak Program Sosial

Menurut Christian Widodo, nikah massal bukan sekadar acara seremonial. Program itu juga memastikan warga mendapat hak dasar berupa legalitas pernikahan.

Tahun ini, Pemkot Kupang menjangkau total 101 pasangan dari berbagai denominasi agama. Khusus Gereja Katolik, terdapat 49 pasangan yang menerima sakramen pernikahan.

Selain nikah massal, Pemkot Kupang juga menjalankan berbagai program sosial lainnya. Mulai dari bantuan beasiswa untuk 695 siswa, sunatan massal, hingga rehabilitasi 500 rumah warga. 🔥

Ia pun mengajak masyarakat ikut memanfaatkan program-program tersebut demi membangun Kota Kupang yang lebih sejahtera dan inklusif.

🙏 Pastor dan Umat Beri Apresiasi

Pastor Paroki St. Andreas Lasiana, RD Hironimus Nitsae, mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, proses menuju nikah massal membutuhkan perjuangan panjang, terutama dalam membantu umat melengkapi berbagai syarat administrasi.

“Terima kasih atas kesabaran dan cinta dari Pemerintah Kota Kupang, khususnya bagian Kesra, Dukcapil, dan semua pihak yang telah membantu umat kami berproses hingga bisa menerima sakramen pernikahan hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPP Paroki Lasiana, Hendrik Mbanggur, juga menyampaikan rasa syukur karena paroki mereka dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan penuh makna tersebut. (Sumber: Bag. Prokopim Setda Kota Kupang – Ansel Ladjar / Vip-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *