Universitas Nusa Cendana (Undana) mulai bergerak keras menjaga kredibilitas penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri tahun 2026. Kampus terbesar di NTT itu menegaskan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi praktik percaloan, titipan, hingga permainan uang dalam proses seleksi.
BEBER FAKTA–Seleksi Mandiri Masuk Undana (SMMU) 2026 resmi berlangsung mulai 17 Mei hingga 4 Juni 2026. Di tengah tingginya minat calon mahasiswa, pihak rektorat langsung memasang alarm tegas agar tidak ada oknum yang menjual nama kampus demi keuntungan pribadi.
🔥 Undana Warning Keras: Jangan Main Calo!
Undana kini benar-benar serius menjaga marwah institusi. Karena itu, seluruh jajaran pimpinan hingga staf diminta menjaga integritas selama proses penerimaan mahasiswa baru berlangsung.
Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Undana, Prof. Dr. Drs. Paul G. Tamelan, M.Si., bahkan secara terbuka meminta seluruh unit kerja menolak segala bentuk intervensi dari pihak luar.
BACA JUGA: FH Undana Gaspol Digital, Gelar Workshop Pengelolaan Situs Web dan Media Sosial!
“Jika ada yang mencoba menghubungi via WhatsApp atau telepon dengan iming-iming uang agar keluarganya diluluskan, saya minta dengan tegas untuk membalas bahwa praktik tersebut tidak dibenarkan di Undana. Kita harus menjaga marwah universitas,” tegas Prof. Paul saat rapat panitia SMMU di Rektorat Undana, Senin (18/5/2026).
Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal keras bahwa Undana tidak ingin nama baik kampus tercoreng akibat ulah oknum calo yang memanfaatkan jalur mandiri.
Selain itu, pihak kampus juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang mengaku bisa meloloskan peserta melalui jalur belakang.
Sebab, seluruh proses seleksi berlangsung berdasarkan sistem penilaian resmi dan terukur.
📚 Jalur Mandiri Kini Fokus Portofolio dan Prestasi
Berbeda dari pola lama yang identik dengan ujian tertulis, SMMU 2026 kini lebih menitikberatkan pada kualitas rekam jejak calon mahasiswa.
Karena itu, Undana menggunakan sistem penilaian berbasis portofolio untuk melihat kesiapan peserta secara lebih mendalam.
Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha Ina Rohi Detha, M.Si., menjelaskan bahwa penilaian jalur mandiri tahun ini mencakup beberapa aspek penting.
Aspek tersebut meliputi:
- Nilai rapor
- Prestasi akademik
- Deskripsi diri
- Hasil nilai SNBT
“Kami ingin melihat kesiapan dan kompetensi calon mahasiswa terhadap program studi yang dipilih secara lebih mendalam melalui data diri dan portofolio mereka,” jelas Prof. Annytha.
Selain lebih fleksibel, sistem ini juga memberi peluang lebih besar bagi peserta yang memiliki rekam jejak akademik dan prestasi yang kuat.
Dengar Music Sambil Baca Berita??? Tiktok @beber_fakta: 💻 FH Undana upgrade total wajah digital kampus!
Karena itu, calon mahasiswa tidak hanya dinilai dari satu kali tes, tetapi dari keseluruhan kemampuan dan kesiapan akademiknya.
🎯 Kuota Jalur Mandiri Tembus 2.000 Kursi
Undana menyiapkan kuota besar untuk jalur mandiri tahun ini. Saat ini, jumlah kursi yang tersedia mencapai sekitar 1.800 hingga lebih dari 2.000 kuota.
Jumlah tersebut bahkan masih bisa bertambah apabila terdapat sisa kuota dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Selain itu, kuota tambahan juga dapat muncul jika ada peserta yang tidak melakukan registrasi ulang.
Dengan jumlah kuota yang cukup besar, Undana berharap semakin banyak putra-putri terbaik Nusa Tenggara Timur maupun daerah lain bisa memperoleh kesempatan kuliah.
Namun demikian, pihak kampus tetap menegaskan bahwa seluruh proses seleksi berlangsung secara objektif dan tanpa permainan.
⏳ Pendaftaran Diperpanjang, Kesempatan Peserta Makin Lebar
Untuk meningkatkan jumlah partisipasi peserta, Undana memutuskan memperpanjang masa pendaftaran hingga 4 Juni 2026.
Keputusan itu diambil setelah pihak kampus mengevaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya.
Saat itu, durasi pendaftaran yang terlalu singkat membuat jumlah pendaftar hanya berada di kisaran 5.000 orang.
Karena itu, Undana kini memberi waktu lebih panjang agar calon mahasiswa memiliki kesempatan lebih luas menyiapkan dokumen dan portofolio.
Sementara itu, hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 19 Juni 2026.
Dekan FKIP Undana, Prof. Dr. Drs. Malkisedek Taneo, M.Si., mengatakan fakultas juga akan aktif memantau proses registrasi ulang mahasiswa baru.
Langkah itu dilakukan agar seluruh kuota yang tersedia benar-benar terisi oleh peserta yang layak.
🏫 Undana Ingin Kuliah Perdana Jalan Tepat Waktu
Undana menargetkan seluruh proses administrasi mahasiswa baru dari jalur SNBP, SNBT, hingga Mandiri selesai pada 31 Juli 2026.
Dengan begitu, kegiatan akademik tahun ajaran baru dapat dimulai sesuai jadwal pada 26 Agustus 2026.
Selain menjaga ketepatan waktu akademik, Undana juga ingin memastikan seluruh proses penerimaan mahasiswa berjalan bersih, profesional, dan transparan.
Melalui sistem yang lebih ketat, kampus berharap mampu menjaring talenta-talenta terbaik dari seluruh penjuru Nusa Tenggara Timur maupun Indonesia.
Karena itu, pihak kampus kembali mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur janji manis calo yang menawarkan kelulusan instan.
Sebab pada akhirnya, kualitas dan integritas tetap menjadi fondasi utama dalam proses seleksi mahasiswa baru di Undana. (Sumber: Humas Undana – Ref / Vip-BF)











