Kematian seekor harimau putih di Semarang Zoo diduga berkaitan dengan keterbatasan anggaran yang berdampak pada efisiensi perawatan satwa. Pemerintah Kota Semarang kini menyiapkan evaluasi, termasuk membuka peluang pengelolaan oleh pihak ketiga.
BEBER FAKTA— Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menduga keterbatasan anggaran menjadi faktor utama yang memengaruhi kualitas perawatan satwa di Semarang Zoo. Kondisi tersebut, menurutnya, memaksa pengelola melakukan efisiensi operasional yang berdampak pada proses pemeliharaan hewan.
🐅 Kekurangan Anggaran Jadi Sorotan
Agustina menyampaikan dugaan tersebut usai menanggapi kematian seekor harimau putih di Semarang Zoo pada Senin (27/7/2026).
“Sepertinya kekurangan anggaran yang ada di Semarang Zoo ini menjadi penyebab utama mengapa proses perawatannya itu dilakukan efisiensi,” kata Agustina.
Baca Juga: Anggaran Pemulihan Sumatera Rp100,1 Triliun Didorong Segera Cair
🤝 Pemkot Pertimbangkan Libatkan Pihak Ketiga
Agustina mengungkapkan Gubernur Jawa Tengah telah menghubunginya dan menyarankan agar Semarang Zoo bekerja sama dengan pihak ketiga yang memiliki keahlian mengelola kebun binatang.
Menurutnya, langkah tersebut berpeluang meningkatkan kualitas perawatan satwa sekaligus memperbaiki pengelolaan kebun binatang.
“Kemungkinan itu opsi yang akan kita ambil, supaya diambil alih pihak ketiga,” ujarnya.
💰 Status BUMD Dinilai Jadi Kendala Operasional
Agustina menjelaskan Semarang Zoo saat ini dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Kondisi itu membuat biaya operasional harus dipenuhi dari pendapatan usaha.
Ia menegaskan tambahan modal dari Pemerintah Kota Semarang tidak dapat digunakan untuk menutup biaya operasional sehari-hari.
“Karena dia akan ternilai sebagai sebuah badan usaha yang gagal. Jadi biaya operasionalnya harus dipenuhi dari pendapatannya. Modal digunakan untuk memperluas bisnis,” katanya.
Agustina juga mengakui pengelola menghadapi dilema karena kebutuhan perawatan satwa tidak bisa menunggu kondisi keuangan membaik.
“Dilemanya, binatang tidak bisa menunggu proses perawatannya sampai memiliki uang yang banyak,” ujarnya.(*/Red.03-BF)











