🌱 Gemas Tapi Berdampak!

Anak TK Tanam Pohon di Kampus Undana, Didampingi Mapala & Menwa!

Foto: undana.ac.id / Olahgrafis: Vico Patty-BF

Aksi kecil, dampak besar! Puluhan siswa TK turun langsung menanam pohon di Universitas Nusa Cendana. Mereka belajar jaga bumi sejak dini!

 

🌿 Anak TK Turun Tangan, Kampus Jadi Hijau!

BEBER FAKTA – Suasana berbeda terlihat di kampus Undana, Jumat (6/3/2026). Puluhan siswa dari TK Barunawati Kupang ikut aksi penghijauan lewat penanaman pohon.

Kegiatan bertajuk “Alam Sahabatku: Menjaga Bumi untuk Masa Depan” ini langsung menarik perhatian. Selain itu, program ini menggabungkan edukasi dan aksi nyata.

Anak-anak tidak hanya belajar teori. Sebaliknya, mereka langsung praktik menanam dan memahami pentingnya pohon bagi lingkungan.

 

🤝 Kolaborasi Keren! Mapala & Menwa Turun Jadi Mentor

Menariknya, kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari UKM Mapala dan Menwa Undana.

Para mahasiswa berperan sebagai mentor. Mereka membimbing anak-anak dengan cara sederhana dan menyenangkan.

Kolaborasi ini menunjukkan sinergi lintas generasi. Di satu sisi, anak-anak belajar mencintai alam. Di sisi lain, mahasiswa menjalankan peran sosialnya.

 

🎓 Rektorat Turun Tangan, Dukung Pendidikan Karakter

Wakil Rektor III Undana, Siprianus Suban Garak, hadir langsung dalam kegiatan ini.

Ia menilai program ini sangat strategis. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat peran mahasiswa dalam pengabdian masyarakat.

Menurutnya, pendidikan karakter harus dimulai sejak usia dini. Karena itu, aksi seperti ini sangat penting.

 

🌍 Bukan Sekadar Tanam Pohon!

Kegiatan ini tidak berhenti pada penanaman saja. Panitia juga mengajak anak-anak mengenal alam terbuka.

Interaksi hangat antara mahasiswa dan siswa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Dengan demikian, Undana ingin membangun budaya peduli lingkungan sejak awal.

 

🚀 Investasi Masa Depan Bumi Dimulai dari Sini

Melalui kegiatan ini, Undana menegaskan perannya sebagai lebih dari sekadar kampus.

Institusi ini juga menjadi ruang tumbuh bagi generasi masa depan yang sadar lingkungan.

Jika gerakan seperti ini terus dilakukan, bukan tidak mungkin NTT akan memiliki generasi yang lebih peduli terhadap bumi. (Sumber: undana.ac.id/Ing/Vip-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *