EKBIS  

Wawali Serena: Penyandang Disabilitas Dapat Ruang Usaha Setara

Audiensi Stafsus Menteri Investasi/BKPM RI Bid. Peningkatan Peran dan Peluang Usaha Disabilitas

SETARA - Wawali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis menyatakan Pemerintah Kota Kupang siap berkolaborasi dengan Kementerian Investasi dan berbagai lembaga agar pelaku usaha disabilitas di Kupang mendapat ruang yang setara untuk tumbuh dan mandiri. (Foto: Letman Abi-Bag. Prokopim Setda Kota Kupang)

Wakil Walikota Kupang, Serena C. Francis menerima audiensi Staf Khusus Menteri Investasi/BKPM RI Bidang Peningkatan Peran dan Peluang Usaha Disabilitas, Drs. Agus Diono, M.Si di ruang kerjanya, membahas rencana sinergi antara Pemerintah kota Kupang dan Kementerian Investasi memperkuat peran pelaku usaha penyandang disabilitas, Senin (27/10).

KUPANG, beberfakta.web.id – Stafsus Kementerian Investasi menjelaskan bahwa saat ini pemerintah pusat sedang melakukan pendataan nasional pelaku usaha disabilitas melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Langkah ini bertujuan agar data pelaku usaha disabilitas dapat terpilah secara jelas, baik dari sisi gender maupun sektor usaha, sehingga kebijakan dan bantuan ke depan lebih tepat sasaran.

Wawali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis (tengah), bersama Stafsus Kementerian Investasi di ruang kerjanya, membahas rencana sinergi antara Pemerintah kota Kupang dan Kementerian Investasi memperkuat peran pelaku usaha penyandang disabilitas, Senin (27/10). (Foto: Abi Letman – Bag. Prokopim Setda Kota Kupang)

“Selama ini data pelaku usaha belum membedakan mana yang disabilitas dan mana yang bukan. Karena itu kami mulai mendata agar pelaku usaha disabilitas dapat diakui dan difasilitasi secara inklusif,” jelas Stafsus.

Pemerintah pusat menargetkan dalam lima tahun ke depan, pelaku usaha disabilitas dapat naik kelas dari skala mikro menuju usaha kecil dan menengah.

“Memberikan bantuan saja tidak cukup. Kita harus memberikan kail, bukan ikan,” ujar Agus menegaskan filosofi pemberdayaan yang berkelanjutan.

Ruang Setara untuk Tumbuh Mandiri

Wakil Walikota Kupang menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk mendukung penuh program pendataan, pelatihan, dan fasilitasi pelaku usaha disabilitas.

“Kami siap berkolaborasi dengan Kementerian Investasi dan berbagai lembaga agar pelaku usaha disabilitas di Kupang mendapat ruang yang setara untuk tumbuh dan mandiri. Inklusi ekonomi bukan hanya wacana, tapi langkah nyata,” tegas Serena.

Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang juga telah lebih dulu bekerja sama dengan berbagai yayasan sosial dan lembaga internasional untuk memberikan pelatihan kewirausahaan dan akses permodalan bagi lebih dari 200 penyandang disabilitas.

Langkah sinergi ini diharapkan menjadi fondasi menuju ekonomi inklusif di Kota Kupang, di mana semua warga, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan berkembang dalam pembangunan daerah. (Siaran Pers Bag. Prokopim Setda Kota Kupang/Ansel Ladjar/Vip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *