Cuaca di Nusa Tenggara Timur kembali tidak bersahabat. BMKG mendeteksi tiga bibit siklon tropis yang memicu potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang di berbagai wilayah NTT.
BEBER FAKTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi tiga bibit siklon tropis di sekitar wilayah NTT. Kondisi ini memicu cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
Tiga Bibit Siklon Picu Cuaca Ekstrem
Kepala Stasiun Meteorologi Kupang, Sti Nenotek, menjelaskan sejumlah faktor atmosfer sedang aktif.
Pertama, Monsun Asia menguat dan mendorong pembentukan awan hujan. Selain itu, fenomena La Nina lemah ikut memperkuat suplai uap air.
Kemudian, beberapa gelombang atmosfer juga aktif. Di antaranya Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Equator Rossby. Kombinasi faktor ini memperbesar peluang hujan di wilayah NTT.
“Selain itu, kami juga mendeteksi tiga bibit siklon tropis di sekitar wilayah ini,” kata Sti Nenotek, Sabtu (7/3/2026).
Ini Lokasi Tiga Bibit Siklon
BMKG memantau tiga bibit siklon dengan karakter berbeda.
Pertama, Bibit Siklon Tropis 90S berada di Samudera Hindia selatan NTT. Sistem ini bergerak ke arah tenggara. Namun, peluang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan masih rendah.
Kedua, Bibit Siklon Tropis 93S terpantau di Samudera Hindia barat Australia. Sistem ini bergerak ke arah barat hingga barat laut. Peluang berkembang menjadi siklon tropis tergolong sedang.
Ketiga, Bibit Siklon Tropis 92P muncul di daratan Australia bagian utara. Sistem ini bergerak ke arah barat. Namun peluang berkembang menjadi siklon tropis masih rendah.
Meski begitu, ketiga bibit siklon ini tetap mempengaruhi cuaca di NTT.
Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang
BMKG menjelaskan tiga bibit siklon itu mendorong pertumbuhan awan konvektif. Akibatnya, wilayah NTT berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat.
Selain hujan deras, masyarakat juga perlu mewaspadai petir dan angin kencang.
Kondisi ini dapat memicu berbagai bencana hidrometeorologi. Misalnya banjir, pohon tumbang, hingga tanah longsor.
Karena itu, BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan.
Wilayah NTT yang Harus Siaga
BMKG secara khusus mengingatkan beberapa wilayah yang berpotensi terdampak angin kencang, yaitu:
- Kota Kupang
- Kabupaten Kupang
- Rote Ndao
- Sabu Raijua
- Timor Tengah Utara (TTU)
- Timor Tengah Selatan (TTS)
Masyarakat di wilayah tersebut diminta memantau perkembangan cuaca dan menghindari aktivitas berisiko saat hujan deras. (*/Tim- BF/Vip)











