Rumah Susanah Dipasangi Garis Polisi, Ini Alasan Sebenarnya

Susanah Pengupas Bawang (Olahgrafis: Diego Tristan-BF)
Rumah Susanah di Kabupaten Bogor dipasangi garis polisi setelah namanya disebut Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan. Pemasangan itu dilakukan untuk membatasi keramaian media dan menjaga kondisi anak-anak Susanah.

BEBER FAKTA—Rumah Susanah berada di Kampung Ciuncal, RT 01/RW 04, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pada Senin, 17 Agustus 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, garis kuning masih terlihat di atap teras rumah.

🚧 Garis Polisi Dipasang Beberapa Hari Sebelumnya

Garis polisi tersebut tidak membentang penuh di depan rumah Susanah. Gulungan garis serupa juga terlihat di bangunan yang digunakan warga sebagai tempat berkumpul atau pos kamling.

Menurut Iis, istri Ketua RT setempat, pemasangan dilakukan beberapa hari sebelum 17 Agustus 2026. Saat pemasangan, Susanah dan suaminya, Didim, sedang berada di Jakarta.

Pemasangan itu menjadi hasil pembahasan perangkat lingkungan. Pihak yang terlibat antara lain Ketua RW, kepala desa, dan kepala dusun.

👨‍👩‍👧‍👦 Media Mulai Ramai Datangi Rumah

Iis menyebut tingginya kedatangan awak media menjadi pertimbangan pemasangan garis pembatas. Perangkat lingkungan khawatir kondisi tersebut memengaruhi anak-anak Susanah.

“Takutnya, khawatirnya mungkin jiwa anak-anaknya belum siap dengan kondisi yang tiba-tiba orang tuanya viral,” kata Iis dikutip dari Kompas.com.

Selain itu, pembatas bertujuan mengurangi keramaian di sekitar rumah. Langkah tersebut juga untuk menjaga kondisi psikologis anak-anak Susanah.

📹 Peliputan Media Diminta Koordinasi

Iis mengatakan wartawan yang ingin meliput harus berkoordinasi dengan perangkat lingkungan setempat. Pengaturan tersebut bertujuan menjaga ketertiban dan kenyamanan warga.

Iis juga menyebut pemerintah, termasuk Kementerian Sosial (Kemensos), sempat mengambil gambar tanpa koordinasi.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan akses menuju rumah Susanah diperketat sementara waktu.

🇮🇩 Nama Susanah Disebut Prabowo

Nama Susanah mencuat setelah disebut Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan. Peristiwa itu berlangsung pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI–DPD RI.

Pidato tersebut berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo memperkenalkan Susanah sebagai warga Kabupaten Bogor. Ia menyebut Susanah bekerja sebagai buruh harian pengupas bawang.

“Hadir bersama kita Ibu Susanah dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian mengupas bawang dengan upah sekitar Rp 700.000 per kilogram. Program Keluarga Harapan dan Program Sembako membantu menjaga pendidikan anak-anaknya,” ujar Prabowo.

🧅 Upah Rp700 Ribu per Kilogram Jadi Sorotan

Susanah terlihat mengenakan pakaian adat saat namanya disebut Prabowo. Ia berdiri di balkon Gedung Nusantara sambil mengatupkan tangan.

Tayangan video Susanah juga ditampilkan dalam kesempatan tersebut. Video itu memperlihatkan kesehariannya dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Namun, angka upah Rp700.000 per kilogram kemudian menjadi sorotan publik. Pernyataan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Hingga kini, angka Rp700.000 per kilogram belum terverifikasi secara independen.

👷 Warga Sebut Pekerjaan Susanah Berbeda

Menurut Iis, warga RT 01 tidak mengenal profesi pengupas bawang di Kampung Ciuncal.

“Di Kampung Ciuncal ini, terutama di RT 01, tidak ada profesi pengupas bawang ya,” kata Iis.

Warga menyebut Susanah membuat kain majun pada pagi hari. Siang hingga sore, ia disebut mencuci ompreng di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sementara itu, Didim disebut bekerja serabutan. Ia antara lain bekerja sebagai kuli bangunan dan menerima pekerjaan memperbaiki rumah warga. (*/Red.01-BF)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *