Transformasi besar terjadi di Universitas Nusa Cendana (Undana). Sebanyak 146 mahasiswa resmi dilantik sebagai pengurus UKM tingkat universitas periode 2026, sekaligus menandai lahirnya lima unit kegiatan mahasiswa baru yang disebut sebagai langkah paling inklusif dalam sejarah organisasi kampus Undana.
🚨146 Pengurus UKM Dilantik, Undana Resmi Tambah 5 Unit Baru
BEBER FAKTA – Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi mengukuhkan 146 pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat universitas periode 2026 dalam seremoni di Aula Rektorat, Senin (20/4/2026).
Momentum ini bukan sekadar pelantikan biasa. Sebab, Undana juga meresmikan lima UKM baru sekaligus sebagai bagian dari transformasi besar organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus.
Lima UKM baru tersebut yakni:
- UKM Kerohanian Islam
- UKM Kerohanian Protestan
- UKM Kerohanian Katolik
- UKM Basket
- UKM Kehumasan
Kelima unit baru ini melengkapi empat UKM yang sebelumnya telah aktif, yaitu Pramuka, Paduan Suara Bella Cantare, Futsal, dan Bola Voli.
Rektor: Ini Babak Baru Kampus yang Lebih Inklusif
Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng., menegaskan kehadiran lima UKM baru ini merupakan bagian dari visi besar transformasi kampus.
Prof. Jefri,“Hadirnya kelima UKM baru ini merupakan wujud nyata komitmen kita untuk membuka babak baru Undana yang jauh lebih inklusif,”
Ia menekankan, penambahan UKM bukan sekadar memperbanyak organisasi mahasiswa.
“Ini bukan sekadar penambahan jumlah organisasi, melainkan langkah strategis untuk merangkul keberagaman potensi mahasiswa,” lanjutnya.
Rektor Warning Pengurus Baru: Jangan Jadi ‘Tiran Kecil’ di Kampus
Dalam arahannya, Prof. Jefri juga memberi pesan keras kepada seluruh pengurus baru agar tidak menyalahgunakan jabatan organisasi.
Menurutnya, posisi kepemimpinan dalam UKM adalah amanah, bukan alat untuk berkuasa.
Rektor Jefri: “Kepercayaan institusi yang baru saja disematkan di pundak kalian adalah amanah, bukan tiket untuk menjadi tiran kecil di kampus.”
Ia meminta para aktivis mahasiswa tetap menjunjung etika organisasi serta tidak melupakan kewajiban utama sebagai mahasiswa.
“Jalankan roda organisasi dengan etika dan tetap prioritaskan tanggung jawab akademik.”
Undana Dorong Konsep ‘UKM Berdampak’
Tak hanya fokus pada kegiatan internal kampus, Rektor juga mendorong seluruh UKM menjalankan program yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Lewat konsep “UKM Berdampak”, setiap organisasi mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang solutif dan aktif berkontribusi di luar kampus.
Langkah ini dinilai menjadi fondasi penting dalam mendorong visi Undana menuju World Class University yang tetap berpijak pada nilai pengabdian masyarakat. (undana.ac.id-IyL/Vip-BF)











