Polres Nagekeo bersama Satgas gabungan menyalurkan bantuan dan layanan kesehatan kepada warga terdampak gempa. Tim menembus akses sulit menuju Desa Wajomara dan Kampung Natakupe, Kecamatan Aesesa Selatan, Kamis (20/8/2026).
BEBER FAKTA— Polres Nagekeo bersama tim gabungan Satgas menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa di wilayah terpencil. Bantuan dari Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., itu disalurkan pada Kamis (20/8/2026).
🚨 Tembus Medan Sulit
Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., mengatakan Polri ingin memastikan warga di wilayah sulit tetap mendapat pelayanan.
“Kami berupaya memastikan masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau tidak terlewatkan. Apa pun kondisi medannya, kami akan berusaha hadir untuk menyalurkan bantuan dan memberikan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat,” ujar AKBP Rachmat.
Perjalanan menuju lokasi menghadapi berbagai kendala. Tim harus melewati medan terjal dan sejumlah ruas jalan yang mengalami longsor akibat gempa.
Baca Juga:Dewan Pers Didesak Sahkan Payung Hukum Dana Jurnalisme Indonesia
Tim juga harus melintasi kawasan lembah dengan akses yang cukup sulit. Kondisi tersebut membuat perjalanan menuju permukiman warga membutuhkan upaya lebih.
🌊 Personel Seberangi Sungai
Akses menuju Kampung Natakupe menjadi tantangan tersendiri. Hingga kini, wilayah tersebut belum memiliki jembatan penghubung.
Karena itu, personel harus menyeberangi sungai untuk mencapai warga. Kapolres Nagekeo turut turun langsung membawa bantuan melewati aliran sungai.
Tim memilih jalur tersebut setelah memastikan akses itu memungkinkan untuk mencapai masyarakat terdampak.
🏥 Bantuan Disertai Layanan Kesehatan
Setibanya di lokasi, personel menyerahkan bantuan dari Kapolda NTT kepada masyarakat. Personel juga memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.
Menurut AKBP Rachmat, respons pascagempa tidak hanya membutuhkan bantuan logistik. Masyarakat juga membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Bapak Kapolda NTT kepada masyarakat yang terdampak. Kami juga membawa personel untuk memberikan pelayanan kesehatan, karena dalam situasi seperti ini kebutuhan masyarakat bukan hanya bantuan logistik, tetapi juga pelayanan kesehatan,” jelasnya.
📍 Polri Pantau Wilayah Terisolir
Kehadiran personel Polres Nagekeo mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga mengaku terbantu menghadapi kondisi pascagempa yang berdampak pada aktivitas dan akses kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, Polres Nagekeo akan terus memantau wilayah yang sulit dijangkau. Langkah itu bertujuan memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi secara bertahap.
“Kami akan terus bergerak. Jalan terjal, longsor maupun sungai bukan alasan bagi kami untuk berhenti memberikan pelayanan. Selama masyarakat membutuhkan, Polri akan berusaha hadir,” tegas AKBP Rachmat.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Nagekeo menjalankan semangat Polri Hadir, Polri Peduli, Menembus Batas untuk Masyarakat.(*/Red.03-BF)











