Kematian tragis Yerdi Efrosina Bekliu, mahasiswi UPG 1945 Kupang kini memunculkan banyak pertanyaan besar. Sejumlah tanda di lokasi kejadian justru membuat publik menduga pelaku bukan orang sembarangan, melainkan seseorang yang kemungkinan dikenal korban.
BEBER FAKTA – Hingga kini polisi memang belum mengumumkan tersangka. Namun, sejumlah fakta awal di lokasi membuka banyak kemungkinan yang mengarah pada pola pembunuhan terencana atau setidaknya dilakukan oleh orang yang mengetahui situasi kamar korban.
🚪 Pintu Terkunci dari Dalam, Tapi Pelaku Diduga Kabur Lewat Jendela
Salah satu fakta paling mencurigakan ialah kondisi pintu kamar yang terkunci dari dalam. Warga bahkan harus mendobrak pintu sebelum menemukan tubuh Yerdi.
Fakta ini memunculkan dugaan bahwa pelaku sengaja menciptakan kesan seolah tidak ada orang lain di dalam kamar saat kejadian berlangsung.
Baca berita sambil dengar lagu-lagu keren? —> Tiktok @beber_fakta: “Kasus Steven Rozet, Polisi Yang Tidak di-PTDH Padahal Menjual Senpi Milik Polda NTT”
Namun, dugaan lain muncul setelah warga dan aparat menemukan percikan darah di area jendela kamar. Karena itu, muncul dugaan kuat pelaku melarikan diri melalui jalur tersebut usai melakukan aksinya.
Jika benar demikian, maka pelaku kemungkinan sudah mengenal struktur kamar kost korban atau pernah berada di lokasi sebelumnya.
⚠️ Tidak Ada Barang Hilang, Motif Bukan Perampokan?
Fakta lain yang mengundang perhatian ialah tidak adanya barang berharga yang dilaporkan hilang dari kamar kost korban.
Kondisi ini membuat dugaan perampokan mulai melemah. Sebab, pelaku diduga datang bukan untuk mencuri, melainkan memiliki tujuan lain yang lebih personal.
Namun, misteri justru semakin dalam karena handphone korban belum ditemukan.
Pertanyaan besar kemudian muncul:
Apakah pelaku sengaja membawa handphone korban untuk menghilangkan jejak komunikasi, chat, atau identitas terakhir yang berhubungan dengan korban?
Banyak kasus kriminal menunjukkan bahwa telepon genggam sering menjadi barang pertama yang dihilangkan pelaku karena menyimpan percakapan, panggilan terakhir, hingga hubungan pribadi korban.
😢 Korban Tanpa Busana, Dugaan Kekerasan Seksual Menguat
Saat ditemukan, Yerdi berada dalam kondisi tanpa busana. Selain itu, tubuh korban memperlihatkan tanda-tanda yang diduga mengarah pada kekerasan seksual.
Temuan itu membuat publik berspekulasi bahwa korban kemungkinan sempat melawan sebelum akhirnya kehilangan nyawa.
Memar di wajah korban mengindikasikan adanya benturan atau pukulan keras. Sementara bekas seperti cekikan di leher memperkuat dugaan bahwa korban berusaha mempertahankan diri.
Jika dugaan ini benar, maka kemungkinan terjadi kontak fisik cukup lama antara korban dan pelaku di dalam kamar.
🧩 Apakah Pelaku Orang Dekat?
Pertanyaan yang kini ramai dibicarakan masyarakat ialah: apakah pelaku sebenarnya orang yang dikenal korban?
Sebab, dalam banyak kasus pembunuhan di kamar kost, korban biasanya tidak mudah membuka pintu untuk orang asing, apalagi jika terjadi pada siang hari.
Karena itu, muncul dugaan bahwa korban mungkin mengenal pelaku atau setidaknya pernah berinteraksi sebelumnya.
Publik juga mulai mempertanyakan kehidupan sosial korban:
- Apakah Yerdi memiliki pacar?
- Siapa saja yang biasa datang ke kamar kostnya?
- Apakah ada teman dekat atau seseorang yang terakhir terlihat bersama korban?
- Siapa orang terakhir yang menghubungi korban melalui handphone?
Pertanyaan-pertanyaan ini diperkirakan menjadi bagian penting dalam penyelidikan polisi.
🔍 Polisi Diprediksi Telusuri Lingkaran Terdekat Korban
Dalam pola investigasi kriminal, penyidik biasanya lebih dulu memeriksa orang-orang terdekat korban, mulai dari keluarga, teman kampus, pasangan, hingga orang yang rutin berkunjung ke lokasi kost.
Selain itu, rekaman CCTV di sekitar lokasi, jejak digital pada handphone, serta keterangan penghuni kost lain diperkirakan menjadi kunci utama untuk mengungkap pelaku.
Sampai saat ini, aparat kepolisian belum memberikan kesimpulan resmi terkait motif maupun identitas pelaku. Karena itu, seluruh dugaan yang berkembang di masyarakat masih sebatas analisis awal berdasarkan fakta-fakta di lokasi kejadian.
Publik NTT kini menunggu satu hal: siapa sebenarnya sosok yang terakhir bersama Yerdi sebelum nyawanya melayang di kamar kost itu? (Vic-BF/Vip)











