Universitas Nusa Cendana (Undana) langsung tancap gas! Sebanyak 21 pejabat resmi dilantik, dan Rektor kasih pesan keras: jangan main-main dengan integritas!
⚡ Bukan Sekadar Rotasi, Ini “Reset Besar” Undana
BEBER FAKTA — Pelantikan yang digelar di Aula Rektorat ini bukan seremoni biasa. Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, langsung menegaskan arah besar kampus ke depan.
“Pelantikan ini adalah langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan,” tegasnya.
Ia juga menyebut, langkah ini jadi bagian penting untuk menjawab tantangan kepemimpinan yang makin kompleks.

🚀 Integritas Jadi Harga Mati
Rektor tak basa-basi. Ia langsung menyoroti integritas sebagai pondasi utama pejabat kampus.
“Integritas adalah mata uang paling berharga. Sekali dicederai, hilang kehormatan sebagai pendidik dan pemimpin,” tegasnya.
Karena itu, seluruh pejabat yang dilantik wajib menandatangani pakta integritas sebagai komitmen moral dan profesional.
🔄 Transformasi Total: Cara Kerja, Pola Pikir, hingga Pelayanan
Selain itu, Rektor mengajak seluruh sivitas akademika untuk bergerak cepat. Ia mendorong transformasi menyeluruh di semua lini.
Transformasi itu mencakup:
- Sistem kerja yang lebih adaptif
- Pola pikir yang progresif
- Pelayanan publik yang berkualitas
Nilai-nilai seperti integritas, akuntabilitas, inovasi, dan profesionalisme harus jadi “napas” baru Undana.
🧠 Kerja Keras Boleh, Tapi Jangan Lupa Sehat
Menariknya, Rektor juga menyinggung soal keseimbangan hidup. Ia mengingatkan pejabat agar tidak terjebak dalam tekanan kerja berlebihan.
“Kinerja optimal lahir dari pikiran jernih dan kesehatan jiwa yang baik,” ujarnya.
Dengan kata lain, produktif itu penting, tapi tetap harus waras dan seimbang.
🤝 Stop Gaya Kepemimpinan Toxic!
Di sisi lain, Rektor memberi warning soal gaya kepemimpinan. Ia menolak model kepemimpinan yang menekan.
Sebaliknya, ia mendorong pemimpin yang mampu membangun semangat tim secara positif.
🌍 Kampus Inklusif Jadi Target
Tak kalah penting, Undana juga ingin jadi kampus yang ramah untuk semua.
“Undana harus jadi rumah bersama yang menghargai keberagaman,” tegasnya.
Artinya, tidak boleh ada mahasiswa yang merasa terpinggirkan.
🎯 Target Jelas: Undana Harus Naik Level
Menutup sambutannya, Rektor mengajak semua pejabat baru untuk berani berubah dan membaca masa depan.
“Transformasi besar dimulai dari keberanian pemimpin untuk mengubah cara berpikir timnya,” pungkasnya. (Vic-BF/Vip)











