RD Petrus Krisologus Taitoh Ditahbiskan

Wali Kota Kupang Apresiasi Peran Gereja Bangun SDM

PERAN PENTING GEREJA - Wali Kota Kupang menilai Gereja berperan penting membentuk pribadi beriman, berkarakter, dan berintegritas. Oleh karena itu, peran Gereja menjadi bagian penting dalam kemajuan Kota Kupang. (Foto: Eman Hala - Bag. Prokopim Setda Kota Kupang)

KOTA KUPANG, beberfakta.web.id – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri Misa Syukur Perdana pentahbisan imam baru RD. Petrus Krisologus Taitoh, Kamis (8/1). Perayaan tersebut berlangsung di Gereja St. Yoseph Pekerja, Kelurahan Penfui, Kota Kupang.

Sejak pagi hari, ratusan umat memadati gereja. Selain itu, sejumlah tokoh Gereja dan undangan resmi turut mengikuti perayaan dengan penuh khidmat.

KEBANGGAAN – Wali Kota Kupang menyampaikan banggaa atas penahbisan sebelas imam Keuskupan Agung Kupang. kehadiran para imam baru diharapkan perkuat pelayanan pastoral umat. (Foto: Eman Hala – Bag. Prokopim Setda Kota Kupang)

Dihadiri Pimpinan Keuskupan dan Umat

Pada kesempatan itu, Pastor Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui sekaligus Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Kupang, RD. Krispinus Saku, hadir memimpin rangkaian acara. Selanjutnya, Sekretaris Jenderal Keuskupan Agung Kupang, RD. Erick Fkun, juga mengikuti perayaan tersebut.

Selain itu, Ketua Unio Keuskupan Agung Kupang, RD. Bob Muda, tampak hadir bersama para imam konselebran. Sementara itu, Ketua Panitia Misa Perdana, Gabriel Pakaenoni, memastikan seluruh rangkaian berjalan tertib.

Tak hanya itu, biarawan, biarawati, seminaris, serta umat Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui memenuhi gereja hingga halaman luar.

Foto: Eman Hala-Bag. Prokopim Setda Kota Kupang

Harapan bagi Imam Baru

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyampaikan kebanggaannya atas penahbisan sebelas imam Keuskupan Agung Kupang sehari sebelumnya. Dengan demikian, kehadiran para imam baru diharapkan memperkuat pelayanan pastoral umat.

Baca: Honorer Berakhir 2026, PPPK Jadi Jalur Tunggal ASN

Menurutnya, panggilan imamat bukanlah tentang jabatan atau kedudukan. Sebaliknya, panggilan tersebut merupakan kesediaan untuk melayani dengan ketulusan dan pengorbanan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya keberanian menyuarakan kebenaran. Imam diharapkan tetap hadir di tengah masyarakat meski menghadapi berbagai tantangan.

Komitmen Kolaborasi dan Efisiensi Anggaran

Selanjutnya, Wali Kota menegaskan komitmen Pemkot Kupang membuka ruang kolaborasi. Pemerintah daerah, kata dia, siap bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dan lembaga keagamaan.

Namun demikian, ia mengakui adanya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat. Oleh sebab itu, Pemkot Kupang melakukan efisiensi belanja daerah.

Nonton Video Beber Fakta di Tiktok: “Partai Golkar Kota Kupang Cari Pemimpin Baru”

Sebagai contoh, pemerintah tidak mengadakan kendaraan dinas baru bagi pimpinan daerah dan DPRD. Sementara itu, dana hasil efisiensi dialokasikan untuk bantuan rumah ibadah lintas agama.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap persatuan dan kerukunan tetap terjaga. “Kolaborasi dan gotong royong menjadi kunci menghadapi tantangan pembangunan,” tegasnya.

Perjalanan Panjang Panggilan Imamat

Sementara itu, RD. Petrus Krisologus Taitoh menceritakan perjalanan panggilan imamatnya. Ia menempuh proses pembinaan selama kurang lebih 14 tahun.

Awalnya, ia memulai pendidikan di Seminari Menengah Santo Rafael Oepoi pada 2012. Setelah itu, ia melanjutkan pembinaan di Atambua dan Seminari Tinggi.

Selain pendidikan pastoral, ia juga menempuh pendidikan filsafat. Selanjutnya, tekad imamatnya semakin kuat saat menerima jubah rohaniwan pada 2016.

Motto Pelayanan

Dalam pelayanannya, RD. Petrus mengangkat motto imamat, “Engkau Telah Melakukannya untuk Aku”. Oleh karena itu, ia menempatkan Tuhan sebagai pusat pelayanan.

Ia memandang setiap orang sebagai perwujudan kasih Kristus. Meski demikian, ia mengakui pergumulan terbesar berasal dari keterbatasan diri.

Namun, melalui bimbingan para pembina dan pengalaman pelayanan, ia terus bertumbuh. Akhirnya, ia ditahbiskan sebagai imam Keuskupan Agung Kupang pada 6 Januari 2026. (Siaran Pers Bag. Prokopim Setda Kota Kupang/Ronald Pello/Vip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *