Gunung Anak Krakatau resmi naik ke Level III (Siaga). Kapal yang melintas di Selat Sunda kini diminta ekstra waspada karena potensi letusan dan abu vulkanik meningkat.
BEBER FAKTA – Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan peningkatan aktivitas. Badan Geologi Kementerian ESDM resmi menaikkan statusnya dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Karena itu, seluruh aktivitas pelayaran di Selat Sunda harus meningkatkan kewaspadaan.
🌋 Aktivitas Vulkanik Meningkat
Plt Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menegaskan kenaikan status didasarkan pada hasil pemantauan visual dan instrumental.
“Peningkatan aktivitas ini menunjukkan adanya suplai magma ke permukaan.”
Selain itu, masyarakat dan wisatawan diminta tidak mendekati kawah aktif dalam radius 5 kilometer.
🚢 Kapal Wajib Patuhi Enam Imbauan
Sementara itu, Kepala KSOP Kelas I Banten, **Raden Yogie Nugraha, mengingatkan seluruh pelaku pelayaran agar mengutamakan keselamatan.
“Seluruh pengguna jasa angkutan laut agar meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan pelayaran.”
KSOP mengeluarkan enam arahan utama, yaitu:
* Waspadai letusan, abu, dan lontaran material vulkanik.
* Pantau informasi resmi dari PVMBG dan BMKG.
* Jangan memasuki radius 5 km dari kawah aktif.
* Sesuaikan rute dengan cuaca dan arah abu vulkanik.
* Segera laporkan kondisi darurat kepada VTS, Syahbandar, atau instansi terkait.
* Utamakan keselamatan sesuai aturan pelayaran.
⚠️ Keselamatan Jadi Prioritas
Karena aktivitas vulkanik terus meningkat, seluruh nakhoda dan operator kapal diminta tidak mengabaikan peringatan resmi. Selain itu, pemerintah akan terus memantau perkembangan Gunung Anak Krakatau dan memperbarui informasi jika kondisi berubah.(*/Red.01-BF)











