Warga Lelak Keluhkan Bantuan Gempa Tak Kunjung Tiba

BANTUAN TAK KUNJUNG DATANG - Warga Lelak, Manggarai, keluhkan bantuan pemerintah yang tak kunjung tiba. (Foto: Ist/Olahgrafis: Diego Tristan-BF)
Warga terdampak gempa di Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai, mengaku belum menerima bantuan pemerintah. Dari 10 desa terdampak, warga menyebut baru dua desa yang menerima bantuan.

BEBER FAKTA—Keluhan tersebut disampaikan warga Desa Bangka Lelak dan Desa Wakel setelah gempa bumi mengguncang Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

RUMAH RUSAK – Rumah warga lelak yang rusak saat gempa mengguncang Flores, 15 Agustus 2026. (Foto: Ist.)
🚨 Warga Pertanyakan Penyaluran Bantuan

David, warga Desa Bangka Lelak, mengatakan bantuan belum menjangkau desanya. Ia menyebut hanya Desa Urang dan Desa Ndiwar yang menerima bantuan.

“Kami yang di desa Bangka Lelak belum dapat bantuan pa. Dari 10 desa hanya 2 dua desa yang sudah terima, desa Urang dan desa Ndiwar. Kami yang lain bagaimana?” Tanya David melalui WhatsApp.

Foto: Ist

Menurut David, warga melihat pemerintah lebih memfokuskan penyaluran bantuan ke wilayah Reo. Ia menyampaikan hal tersebut berdasarkan sejumlah unggahan di media sosial.

👉👉Lihat Update Korban Gempa Flores di Tiktok @beber_fakta

“Ini kami saja belum dapat bantuan. Memangnya kami bukan warga terdampak ka, bukan warga Manggarai ka,” sebut David.

⛺ Rumah Roboh, Warga Bertahan di Tenda

Keluhan serupa disampaikan Thomas, warga Wakel, Dusun Rejeng, Desa Bangka Lelak. Rumahnya roboh dan mengalami kerusakan parah akibat gempa.

Sejak bencana terjadi, Thomas bersama keluarganya tidur di tenda darurat. Mereka masih menunggu bantuan yang hingga kini belum tiba.

“Toe di ma tiba lami bantuan situ (kami belum terima bantuan),” kata Thomas.

🌋 Gempa M7,7 Guncang Flores

Gempa bumi berkekuatan M7,7 mengguncang wilayah Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026.

Gempa tersebut meluluhlantakkan sejumlah wilayah di Pulau Flores. Kabupaten Manggarai termasuk wilayah yang terdampak bencana tersebut.

Bencana itu menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan lainnya. Selain itu, ribuan keluarga mengungsi ke tenda-tenda darurat.

Ribuan rumah warga juga roboh akibat gempa. Sejumlah gedung instansi pemerintahan turut mengalami kerusakan. (*/Vic-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *