Usai Gempa, Labuan Bajo Aman Dikunjungi Wisatawan

AMAN DIKUNJUNGI WISATAWAN - Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat memastikan kawasan pariwisata Labuan Bajo aman dikunjungi wisatawan usai gempa bumi. (Olahgrafis: Vico Patty-BF)
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat memastikan kawasan pariwisata Labuan Bajo aman dikunjungi wisatawan usai gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Aktivitas penerbangan, pelayaran kapal wisata, hingga fasilitas umum di destinasi super prioritas ini telah kembali beroperasi secara normal.

BEBER FAKTA—Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 berpusat di Kabupaten Nagekeo guncang sejumlah wilayah di Flores pada Sabtu (15/8/2026). Meski sempat memicu kenaikan air laut, otoritas setempat memastikan tidak ada korban jiwa dari kalangan wisatawan.

🌊 BMKG dan Otoritas Port Pastikan Situasi Terkendali

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi mengonfirmasi bahwa sarana transportasi darat, laut, dan udara berada dalam kondisi aman tanpa kerusakan berarti. Air laut sempat naik setinggi 0,3 meter beberapa menit setelah gempa, namun BMKG menyatakan fenomena tersebut tidak berbahaya.

“Kami sudah cek di Pelabuhan, di bandara semuanya aman, tidak ada kerusakan, termasuk fasilitas umum lainnya,” ujar Edistasius Endi, Sabtu (15/8/2026).

Pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) telah mengizinkan kembali kapal-kapal wisata untuk berlayar sejak pukul 10.00 WITA. Selain itu, jadwal penerbangan menuju maupun dari Labuan Bajo sudah berjalan normal.

🏝️ Evakuasi 986 Wisatawan Pulau Padar Berjalan Sukses

Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata mencatat sebanyak 986 wisatawan yang sempat tertahan di Pulau Padar telah berhasil dievakuasi kembali ke Labuan Bajo dengan selamat. Penanganan bencana di kawasan Floratama (Flores, Alor, Lembata, dan Bima) menempatkan keselamatan wisatawan sebagai prioritas utama.

Para tamu hotel di kawasan Labuan Bajo sempat dievakuasi ke titik aman luar gedung, seperti Natas Parapuar dan Lapangan RSUD Komodo. Sementara itu, wisatawan yang sebelumnya dievakuasi dari Meurorah Hotel ke Puncak Waringin kini telah kembali ke akomodasi masing-masing.

“Tak ada wisatawan yang menjadi korban jiwa,” tegas Edistasius.

🏨 Pantauan Kerusakan Hotel dan Fasilitas Wisata

Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores (BPOLBF) melaporkan sejumlah kerusakan pada fasilitas pariwisata hingga pukul 13.45 WITA. Hotel Jayakarta di Manggarai Barat mengalami kerusakan struktur pada beberapa bagian bangunan yang roboh, sehingga seluruh tamu dan karyawan direlokasi ke hotel terdekat.

Di Kabupaten Nagekeo, Hotel Papita Mbay dilaporkan mengalami kerusakan parah. Kerusakan ringan juga terjadi pada tembok papan nama kawasan Loh Liang di Pulau Komodo yang dilaporkan ambruk.

Sebaliknya, Hotel Ayana, Ta’aktana Marriott, Crown, Menjaga Bay, Luwansa, Sudamala, dan Meurorah secara umum dalam kondisi aman hanya dengan catatan retakan ringan. Restoran La Moringga dan Escape Bajo juga hanya mengalami kerusakan minor serta tetap beroperasi secara kondusif. Jaringan listrik dan internet di mayoritas akomodasi kini telah pulih normal. (*/Vic-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *