Undana Gandeng Polres Kupang Kembangkan Riset Ketahanan Pangan, Eco Wisata Babau Disiapkan Jadi Laboratorium Lapangan

Olahgrafis: Diego Patty-BF
Kolaborasi kampus dan kepolisian ini bukan sekadar panen bersama. Undana dan Polres Kupang sepakat membangun pusat riset ketahanan pangan demi masa depan NTT.

BEBER FAKTA – Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi memperkuat kolaborasi dengan Polres Kupang dalam pengembangan riset ketahanan pangan. Kerja sama tersebut ditandai dengan kunjungan Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., ke kawasan Eco Wisata Tantya Sudhirajati Polres Kupang di Babau, Kabupaten Kupang, Kamis (2/7/2026).

Rektor hadir bersama jajaran pimpinan universitas dan disambut langsung Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H. Pertemuan itu menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara dunia akademik dan kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan berbasis riset.

🌱 Eco Wisata Babau Disiapkan Jadi Laboratorium Lapangan

Dalam kunjungan tersebut, rombongan memanen ikan lele, bawang merah, serta berbagai jenis sayuran. Selain itu, Prof. Jefri Bale juga menanam bibit “Mangga Undana Berdampak” sebagai simbol komitmen Kampus Berdampak yang terus dikembangkan Undana.

Ke depan, kawasan Eco Wisata Tantya Sudhirajati akan dimanfaatkan sebagai laboratorium lapangan bagi mahasiswa dan dosen untuk menjalankan penelitian di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Wahana yang dibangun Polres Kupang ini sangat luar biasa dan memiliki kegunaan makro bagi publik. Bagi dunia akademik, lokasi ini dapat diaplikasikan sebagai pusat pembelajaran baru untuk melaksanakan riset terapan di bidang pertanian dan peternakan,” ujar Prof. Jefri Bale.

🤝 Polisi dan Kampus Satukan Kekuatan

Kapolres Kupang, AKBP Rudy Ledo, menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan membutuhkan dukungan ilmu pengetahuan. Karena itu, Polres Kupang menggandeng Undana agar setiap program didukung data ilmiah dan riset yang akurat.

Kolaborasi ini diharapkan melahirkan inovasi baru yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kupang.

🌾 Ketahanan Pangan Jadi Kunci Stabilitas Daerah

Sinergi tersebut tidak hanya berfokus pada penelitian. Lebih dari itu, kerja sama ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Melalui pendampingan para akademisi, lahan produktif di kawasan Eco Wisata diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran, pengembangan teknologi pertanian, serta sumber pangan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.(Sumber: Humas Undana-Alk/*Red.01-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *