Keputusan mengejutkan mengguncang Partai Buruh. Sekjen Ferri Nuzarli resmi mundur, disusul klaim 1,3 juta anggota Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) yang memilih keluar dari partai.
BEBER FAKTA – Gelombang pengunduran diri besar mengguncang Partai Buruh. Sekjen Ferri Nuzarli menyatakan mundur bersama sekitar 1,3 juta anggota dan pengurus ORI karena perbedaan pandangan yang dinilai sudah tidak bisa dipertemukan lagi.
🚨 Beda Arah, Ferri Pilih Mundur
Ferri menegaskan keputusan itu lahir setelah evaluasi panjang terhadap arah perjuangan partai.
“Kami melihat sudah ada perbedaan pandangan, sikap, serta arah perjuangan yang semakin mendasar.”
Selain itu, ia menginstruksikan seluruh kader ORI dan KSPSI Andi Gani yang menjabat di struktur Partai Buruh segera mengajukan surat pengunduran diri secara administratif.
📍 Pengurus di Banyak Daerah Ikut Mundur
Langkah tersebut diklaim diikuti pengurus dari berbagai provinsi, mulai Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua.
Ferri bahkan mengibaratkan hubungan ORI dengan Partai Buruh seperti rumah tangga yang gagal mempertahankan keharmonisan.
“Masalah internal sudah lama kami coba selesaikan secara kekeluargaan… akhirnya kami memutuskan cukup sampai di sini.”
Ia juga mengklaim ORI bersama KSPSI merupakan kekuatan terbesar di Partai Buruh.
“Kalau ditanya berapa persen pengaruhnya, ya otomatis separuhnya.”
🗣️ Said Iqbal: Partai Tetap Solid
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, merespons santai kabar tersebut. Menurutnya, dinamika seperti ini bukan hal baru dan tidak akan menggoyahkan partai.
“Partai Buruh tetap solid, tidak terpengaruh dengan pengunduran diri tersebut.”
Ia memastikan pelantikan pengurus baru di tingkat pusat, 38 provinsi, serta 493 kabupaten/kota tetap berjalan sesuai agenda.(*/Red.01-BF)











