KOTA KUPANG, beberfakta.web.id – Ketua Pengurus Daerah Persatuan Tenis Indonesia (Pengda PELTI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Roedy Basuki bangga dan mengapresiasi tinggi Walikota Kupang, dr. Chris Widodo yang telah memprakarsai gelaran Turnamen Tenis Walikota Cup 2025.
“Apa yang dilakukan Walikota Kupang, dr. Christian Widodo dengan dukungan penuh bagi terselenggaranya Turnamen Tenis Walikota Cup tahun 2025 ini sangat membanggakan. Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas perhatian beliau terhadap olahraga tenis di NTT, khususnya di Kota Kupang,” jelas Roedy.

Roedy juga menjelaskan, turnamen tenis Waikota Cup 2025 ini akan menjadi ajang persiapan jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028 nanti.
“Event Turnamen Tenis Walikota Cup 2025 ini bakal menjadi ajang persiapan untuk PON tahun 2028 yang akan datang, dimana NTT akan menjadi venue untuk cabang olahraga tenis,” jelasnya.
Dalam wawancara dengan beberfakta.web.id ini, Roedy juga menyatakan dukungan dari Pengda PELTI NTT dan Pengurus Cabang (Pengcab) PELTI Kota Kupang agar gelaran Turnamen Tenis Walikota Cup 2025 berjalan dengan lancar.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Ketua Pengcab PELTI Kota Kupang, pak Edy Dalli, agar Pengda PELTI NTT bisa berkolaborasi dengan Pengcab PELTI Kota Kupang untuk memberikan bantuan semaksimal yang kami bisa lakukan, untuk mendukung Turnamen Tenis Walikota Cup 2025 ini” kata Roedy.

Roedy juga menambahkan, koordinasi antara Pengda – Pengcab PELTI dengan Panitia Turnamen Tenis Walikota Cup 2025 berjalan sangat lancar, karena Luther Kana, selaku Ketua Panitia turnamen adalah Sekretaris Umum Pengda PELTI NTT. -“Koordinasi antar Pengda-Pengcab dengan Panitia juga berjalan baik dan lancar, karena Ketua Panitia Turnamen Tenis Walikota Cup 2025 ini juga seorang pengurus Pengda PELTI. Beliau adalah Sekretaris Umum Pengda PELTI NTT, pak Luther Kana.”
Memasyarakatkan Olahraga Tenis dan Pembinaan
Menurut Roedy Basuki, PELTI NTT selalu berusaha mengarahkan olahraga tenis menjadi olahraga yang lebih memasyarakat -“Tenis olahraga milik semua insan masyarakat di NTT. Tenis bukan olahraga eksklusif, tenis adalah olahraga yang menyenangkan, gembira, dan penuh silaturahmi” Katanya.
Roedy mengatakan, Pengda PELTI NTT menggunakan event-event turnamen tenis yang di gelar di NTT, termasuk Turnamen Tenis Walikota Cup di Kota Kupang yang akan digelar 7 hingga 9 November nanti, sebagai ajang pembinaan bagi petenis-petenis beginner atau junior yang ada di NTT.
“Program Pengda PELTI NTT kedepan fokus pada pembinaan. Kita mengagendakan event-event kejuaraan, seperti Walikota Cup ini dengan agenda untuk pembinaan potensi dan prestasi petenis di NTT,” sambung Roedy lagi.
Ia menjelaskan, pembinaan dilakukan dengan kelas-kelas yang disesuaikan dengan regulasi dari PELTI Pusat. -“Itu ada kelas kelompok umur, ada prestasi dan juga yang namanya beginner atau pemula.”
Dihadiri peserta dari RDTL
Pada gelaran Turnamen Tenis Walikota Cup 2025, Roedy Basuki juga menyatakan antusiasme-nya karena kehadiran petenis-petenis dari negara tentangga Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).
“Turnamen Tenis Walikota Cup tahun 2025 ini ada negara tetangga Timor Leste. Jadi ini sudah antar negara. Kalau ini bisa menjadi agenda tetap akan sangat bagus” jelas Roedy.
Ia juga menggagas ide, untuk mengundang peserta dari Darwin, Australia Utara menghadiri turnamen-turnamen yang digelar di NTT.
“Saya berusaha untuk menghadirkan peserta dari Darwin, Australia Utara. Itu bisa menjadi semacam pemicu untuk anak-anak NTT berprestasi. Itu pointnya,” tutup Roedy. (Vip-BF)











