KICI ANA FBS, grup dance binaan FBS Management asal Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT, meraih Juara 1 Dance Jingle Competition LPS tingkat nasional.
BEBER FAKTA— KICI ANA FBS mengikuti kompetisi tersebut setelah mengetahui perlombaan itu tidak menetapkan batas usia peserta.
Raih Juara Setelah Ikut Kompetisi Online
Kompetisi yang digelar Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Indonesia itu berlangsung secara online. Pesertanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Kesempatan itu menjadi penting bagi KICI ANA FBS. Sebab, mereka selama ini kesulitan menemukan kompetisi dance yang sesuai dengan usia para anggotanya.
Banyak kompetisi dance menetapkan batas usia peserta. Bahkan, sebagian besar perlombaan mensyaratkan peserta berusia minimal 17 tahun.
Karena itu, KICI ANA FBS langsung memanfaatkan kesempatan mengikuti Dance Jingle Competition LPS.
Awalnya, mereka hanya ingin mencoba dan memperoleh pengalaman berkompetisi. Namun, hasilnya justru membawa KICI ANA FBS menjadi juara pertama tingkat nasional.
Nama KICI ANA FBS kemudian diumumkan sebagai Juara 1 melalui akun Instagram resmi LPS, @lps_idic.
Coach Chezz Tak Menyangka
Pelatih KICI ANA FBS, Coach Chezz, mengaku tidak menyangka grup binaannya mampu meraih juara pertama.
Chezz merupakan jebolan 5 Besar Indonesia Mencari Bakat (IMB) 2016 bersama Flobamora Black Soldier (FBS).
Baca Juga: Aerilyn dan Patricia Taolin Ukir Prestasi di Pesona Putra Putri Indonesia 2026
“Awalnya kami ikut lomba ini karena melihat kesempatan yang diberikan sangat terbuka untuk anak-anak. Tidak ada batasan usia, jadi kami berpikir, kenapa tidak dicoba?” ujar Chezz.
Menurutnya, kesempatan berkompetisi penting bagi anggota KICI ANA FBS. Mereka dapat memperoleh pengalaman sekaligus menguji kemampuan.
“Jujur, kami tidak menyangka ketika pengumuman di Instagram LPS ternyata KICI ANA FBS disebut sebagai Juara 1,” lanjut Chezz.
Ia menyebut pencapaian tersebut menjadi kebanggaan karena para anggota berlatih dari Soe dengan berbagai keterbatasan.
“Buat saya pribadi, ini menjadi kebanggaan karena anak-anak ini berlatih dari Soe, dengan segala keterbatasan yang ada, tetapi mereka bisa menunjukkan bahwa mereka juga mampu bersaing secara nasional,” katanya.
Ingin Anak-anak Punya Lebih Banyak Kesempatan
Chezz berharap kemenangan tersebut menjadi motivasi bagi anggota KICI ANA FBS untuk terus berlatih.
“Semoga kemenangan ini bukan menjadi akhir, tetapi justru menjadi awal bagi mereka untuk terus berkembang,” ungkapnya.
Ia juga berharap para anggota mendapat lebih banyak kesempatan tampil dan mengikuti kompetisi.
“Saya ingin anak-anak ini punya lebih banyak kesempatan untuk tampil, ikut kompetisi, dan membawa nama TTS serta NTT lebih jauh lagi,” katanya.
Rivani Apresiasi Dukungan Publik
Manager FBS Management, Rivani, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung KICI ANA FBS selama kompetisi.
Dukungan datang melalui like, komentar, share, hingga repost di Instagram dan TikTok.
“Terima kasih untuk semua yang sudah ikut mendukung KICI ANA FBS. Dukungan lewat like, komen, share, dan repost mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi anak-anak, itu menjadi penyemangat yang luar biasa,” kata Rivani.
Ia berharap prestasi tersebut semakin memperkenalkan potensi anak-anak NTT, khususnya dari TTS.
Rivani juga berharap pencapaian itu mendorong lebih banyak anak dan remaja mengembangkan bakat mereka.
FBS Management Buka Ruang Latihan
Saat ini, FBS Management terus membuka ruang bagi anak-anak dan remaja yang ingin belajar dance.
Latihan tersedia di Studio FBS Soe, Kampung Sabu, serta kelas di Global Sport Studio, Kupang.
Prestasi KICI ANA FBS di tingkat nasional menambah catatan pencapaian grup dance binaan FBS Management asal Soe tersebut.
Dari TTS, mereka mendapat kesempatan tampil dan bersaing dalam kompetisi dance yang diikuti peserta dari berbagai daerah Indonesia.(Die-BF)











