Relawan Ahmad Zaki Gugur Saat Bantu Korban Gempa NTT

Ahmad Zaki Ali (Foto: Istimewa)
Relawan sekaligus pendiri Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali (41), meninggal saat membantu korban gempa NTT. Ia meninggal di Dampek, Manggarai Timur, Jumat (21/8/2026).

BEBER FAKTA—Ahmad Zaki atau Bang Jek berasal dari Jakarta. Ia berada di NTT sejak 16 Agustus 2026 untuk membantu warga terdampak gempa.

🕊️ Zaki Meninggal Saat Jalankan Misi Kemanusiaan

Kapolsek Lamba Leda Utara Iptu Ida Bagus Susana Adi Negara membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut Zaki meninggal akibat serangan jantung.

“Iya (meninggal dunia),” kata Bagus saat dikonfirmasi, Jumat malam (21/8/2026). “Serangan jantung,” imbuhnya.

Zaki meninggal setelah berhari-hari menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa. Saat kejadian, ia berada di wilayah Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara.

🚑 Kronologi Ahmad Zaki Meninggal

Menurut kepolisian, Zaki berangkat sekitar pukul 14.00 Wita dari Posko Relawan Gerak Bareng. Posko tersebut berada di Masjid Nurul Huda, Kampung Reo, Manggarai.

Zaki bersama rekan-rekannya menggunakan mobil menuju Desa Satar Padut atau kawasan sekitar Dampek. Saat itu, Zaki mengemudikan kendaraan. Dalam perjalanan, Zaki menghentikan mobil. Ia kemudian meminta rekannya membantu melepas jaket dan helm yang dikenakannya.

Tak lama kemudian, Zaki kehilangan kesadaran. Rekan-rekannya segera membawanya menuju posko medis di Posko Damer.

Setelah menjalani pemeriksaan dokter, Zaki dinyatakan meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke Masjid Nurul Huda di Reo sekitar pukul 17.20 Wita. Jenazah Zaki selanjutnya direncanakan dipulangkan ke Jakarta.

📱 Unggahan Terakhir Sebelum Meninggal

Sebelum meninggal, Zaki masih membagikan aktivitas kemanusiaannya melalui Instagram pribadi. Dalam unggahan itu, ia menyebut sudah memasuki hari keenam berada di NTT.

Zaki juga menyebut sebagian besar bantuan telah disalurkan kepada ratusan keluarga terdampak gempa. Ia turut menyinggung persediaan logistik yang mulai menipis.

Kabar kematiannya kemudian mendapat perhatian dari komunitas relawan dan akun terkait Yayasan Gerak Bareng. Mereka menyampaikan belasungkawa atas kepergian Zaki.

🙏 Warganet Ramai Sampaikan Duka

Warganet juga memenuhi media sosial dengan doa dan ucapan duka. Mereka mengenang dedikasi Zaki dalam membantu korban gempa di NTT.

“Innalillahi wa inna illahi rojiun. Kepergiannya bikin banyak orang iri. Terima kasih bang Jek,” tulis @Asgardyan.

Sementara itu, @sternctuary mendoakan agar Zaki mendapat tempat terbaik di sisi Allah. Ucapan serupa disampaikan sejumlah warganet lainnya.

🌏 Gempa Flores Sebabkan Puluhan Orang Meninggal

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026. Gempa tersebut menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah dan membuat warga mengungsi.

Hingga Jumat (21/8), sekitar 83 orang dilaporkan meninggal dunia. Ratusan orang lainnya mengalami luka-luka, sementara lebih dari 100 ribu warga mengungsi.

Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah yang terdampak parah. Zaki bersama tim relawan telah berada di wilayah terdampak sejak 16 Agustus 2026.

Kepergian Zaki terjadi saat ia menjalankan misi membantu warga yang terdampak gempa NTT.(*/Red.01-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *