Polri menggeledah sebuah kafe dan money changer di Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (9/7), terkait penyidikan dugaan korupsi di PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel. Penggeledahan dilakukan untuk mencari barang bukti dalam kasus suap, gratifikasi, dan pencucian uang.
BEBER FAKTA — Tim gabungan Kortas Tipikor Polri bersama Polda Metro Jaya menggeledah Cafe de’Clan dan Coin Money Changer di Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan. Penggeledahan berlangsung secara serentak sebagai bagian dari penyidikan sejumlah perkara dugaan korupsi.
🔎 Penggeledahan Berlangsung Serentak
Personel kepolisian tiba di Cafe de’Clan sekitar pukul 13.25 WIB. Selanjutnya, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono bersama personel Ditkrimsus Polda Metro Jaya datang ke lokasi sekitar pukul 14.05 WIB.
Baca juga: Kortas Tipikor Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout di Sumatera
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan tim gabungan sedang mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang.
“Hari ini kami akan menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan oleh tim gabungan dari Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya di dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi dan pencucian uang,” kata Budi Hermanto.
⚖️ Terkait Dugaan Korupsi Tiga Perkara
Menurut Budi, penggeledahan di Cafe de’Clan dan Coin Money Changer berkaitan dengan dugaan korupsi batu bara di PLN yang memicu blackout di Sumatera, serta perkara di ASABRI dan Krakatau Steel.
“Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan penggeledahan termasuk di lokasi sekarang di Cafe deClan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel,” ujarnya.
🇮🇩 Jadi Atensi Presiden
Budi menyebut penyidikan perkara tersebut menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, kepolisian terus mengumpulkan alat bukti melalui rangkaian penggeledahan.
“Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan,” kata Budi.
Hingga penggeledahan berlangsung, polisi masih melakukan proses penyidikan dan pengumpulan barang bukti di sejumlah lokasi.(*/Red.01-BF)











