PHK ternyata tak selalu dipicu bisnis yang lesu. Ada faktor lain yang diam-diam bisa membuat ribuan pekerja kehilangan pekerjaan.
BEBER FAKTA – Menteri Sekretaris Negara sekaligus Ketua Satgas Mitigasi PHK, Prasetyo Hadi, mengungkap sederet penyebab yang memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Menurutnya, masalah itu bukan hanya soal bahan baku, tetapi juga konflik internal hingga persoalan perbankan.
🚨 Konflik Internal Jadi Ancaman Serius
Prasetyo mengatakan Satgas telah membahas banyak kasus PHK, termasuk yang belum tuntas sejak beberapa tahun lalu. Karena itu, pemerintah kini memetakan setiap persoalan secara rinci agar dampaknya bisa ditekan.
“Permasalahan PHK tidak selalu berkenaan dengan suplai bahan baku. Kadang-kadang juga ada konflik internal manajemen perusahaan.”
Selain itu, pemerintah berkomitmen mencari solusi apa pun penyebabnya agar ancaman PHK bisa dicegah sejak dini.
💰 Masalah Bank Bisa Ikut Seret Perusahaan
Tak hanya konflik internal, Prasetyo juga mengungkap persoalan perbankan dapat mengguncang kondisi perusahaan. Jika dana perusahaan tersimpan di bank yang bermasalah, likuiditas bisnis ikut terganggu meski kondisi perusahaan sebenarnya sehat.
“Perusahaannya sangat sehat. Hanya karena bermasalah dengan institusi perbankannya, ini juga ikut bermasalah.”
Karena itulah, Satgas Mitigasi PHK kini memetakan perusahaan-perusahaan yang berpotensi terdampak agar langkah penyelamatan dapat dilakukan lebih cepat sebelum PHK benar-benar terjadi.(*/Red.01-BF)











