Nakes dan Guru Dievakuasi, 9 Perempuan Diduga Disandera di Mimika

Olahgrafis: Diego Tristan-BF
Seluruh tenaga kesehatan dan guru di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dievakuasi ke Timika setelah insiden penyerangan dan penyanderaan warga. Polisi menyebut sembilan warga sipil perempuan, berusia 13–17 tahun, diduga menjadi korban penyanderaan.

BEBER FAKTA— Pemerintah Kabupaten Mimika mengambil langkah evakuasi untuk menjaga keselamatan tenaga kesehatan, guru, dan kepala distrik sambil menunggu situasi di Jila membaik.

🚨 Nakes dan Guru Dievakuasi ke Timika

Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan seluruh nakes dan guru telah dievakuasi ke Kota Timika.

Evakuasi berlangsung setelah insiden penyerangan aparat dan penyanderaan sejumlah perempuan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Kami mengucapkan duka cita atas korban yang telah terjadi. Baik untuk TNI maupun masyarakat,” ujar Johannes kepada awak media, Rabu (19/8/2026).

Ia mengatakan pemerintah masih menunggu situasi di Distrik Jila membaik sebelum mempertimbangkan kepulangan para tenaga pelayanan publik.

🛡️ Pemerintah Koordinasi dengan Aparat

Johannes mengatakan pemerintah terus berkomunikasi dengan pihak keamanan untuk mencari solusi pengamanan di Jila.

Langkah tersebut diperlukan agar pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat kembali berjalan.

Pemerintah Kabupaten Mimika juga meminta maaf kepada masyarakat karena layanan publik terganggu akibat aksi KKB.

⚠️ Insiden Kedua di Mimika

Johannes menyebut insiden tersebut menjadi kejadian serius kedua di Mimika.

Sebelumnya, insiden serupa terjadi di Distrik Alama.

“Kami berharap agar situasi dapat segera terselesaikan sehingga aktivitas dapat kembali normal dan pembangunan berjalan,” katanya.

Baca Juga: Tanggap Cepat Pemerintah, 253 Ton Bantuan Dikirim ke NTT

Pemerintah, kata Johannes, tetap akan memperhatikan kondisi masyarakat selama situasi belum kembali normal.

👧 Polisi Identifikasi 9 Korban

Sementara itu, kepolisian telah mengantongi identitas korban yang diduga disandera.

Kapolres Mimika AKBP Alredo A. Rumbiak mengatakan terdapat sembilan warga sipil yang diduga menjadi korban.

Seluruh korban berjenis kelamin perempuan dan berusia antara 13 hingga 17 tahun.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, benar ada sembilan orang yang diduga disandera, rata-rata berusia 13 hingga 17 tahun, dan seluruhnya berjenis kelamin perempuan,” kata Alredo di Tembagapura, Mimika, Rabu (19/8/2026).

📌 Langkah Selanjutnya

Pemerintah masih berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memastikan kondisi di Distrik Jila.

Sementara itu, nakes, guru, dan kepala distrik tetap berada di Kota Timika hingga situasi memungkinkan untuk kembali.(*/Red.03-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *