Festival Budaya Tode Kisar Dibuka, Wali Kota Kupang Tekankan Keberagaman sebagai Kekuatan

SWAFOTO - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo melakukan swafoto bersama peserta Festival Budaya Tode Kisar. (Foto: Abi Letman-Bag. Prokopim Setda Kota Kupang / Olahgrafis: Diego Tristan-BF)
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, membuka Festival Budaya Kelurahan Tode Kisar di Pantai Ketapang I, Kecamatan Kota Lama, Senin (13/7/2026). Ia menegaskan keberagaman merupakan kekuatan yang memperkuat persatuan sekaligus mendorong ekonomi masyarakat melalui budaya.

BEBER FAKTA—Festival Budaya Kelurahan Tode Kisar menjadi bagian dari Event Budaya Tingkat Kelurahan Tahun 2026 yang difasilitasi Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pariwisata. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 13–15 Juli 2026.

🎭 Budaya Jadi Perekat Persatuan

dr. Christian Widodo mengatakan festival budaya bukan sekadar pertunjukan seni. Menurutnya, kegiatan itu menjadi ruang untuk menjaga persaudaraan, melestarikan budaya, dan mendukung pelaku UMKM.

dr. Christian Widodo – “Harmoni bukan berarti semua harus sama, tetapi bagaimana kita hidup dalam keseimbangan di tengah perbedaan. Seperti benang-benang dengan warna yang berbeda yang dirangkai menjadi selembar kain tenun yang indah, demikian pula Kota Kupang. Keberagaman adalah kekuatan yang memperindah kota ini”.

🤝 Hadir Usai Tiba dari Jakarta

Wali Kota mengaku baru tiba dari Jakarta sebelum menghadiri pembukaan festival. Ia tetap memilih hadir sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat Kelurahan Tode Kisar.

“Saya baru mendarat dari Jakarta, tetapi saya meminta agar tetap bisa hadir di sini. Walaupun hanya sebentar, saya ingin menunjukkan cinta dan dukungan saya kepada masyarakat Kelurahan Tode Kisar. Ini juga bagian dari rumah saya,” ujarnya.

Baca juga: Pemda Diminta Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Kendalikan Inflasi Semester II 2026

Acara turut dihadiri Kepala Cabang BNI Kupang Nyoman Mariadi, pimpinan perangkat daerah, Camat Kota Lama, para lurah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelaku UMKM, dan warga.

🌿 Budaya Dorong Ekonomi Lokal

Wali Kota mengapresiasi Pemerintah Kelurahan Tode Kisar, panitia, masyarakat, serta BNI Kupang yang mendukung penyelenggaraan festival.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga budaya sebagai tanggung jawab kepada generasi mendatang.

“Budaya bukan hanya warisan dari leluhur, tetapi juga pinjaman dari anak cucu kita. Karena itu, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikannya agar tetap hidup dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” katanya.

Baca Berita Sambil Dengar Lagu Terikini Tiktok @beber_fakta

Menurutnya, festival ini memperkuat persatuan masyarakat sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan ekonomi lokal.

🎉 Festival Berlangsung Tiga Hari

Ketua Panitia, Yeri Mesak, SE, mengatakan Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Tode Kisar bertujuan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya, memperkuat kebersamaan, serta mendorong kreativitas warga.

Festival berlangsung pada 13–15 Juli 2026. Kegiatannya meliputi fashion show, tarian tradisional, lomba vokal, karnaval budaya, dan panggung hiburan yang melibatkan anak-anak, pelajar, pemuda, hingga masyarakat Kelurahan Tode Kisar. (Sumber: Siaran Pers Bag. Prokopim Setda Kota Kupang-Enjel Lasbaun/Red.02-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *