Pemkot Kupang Dukung IPHI, Calon Jamaah Haji 2027 Dibina Sejak Dini

Foto: Ist. (Olahgrafis: Diego Tristan-BF)
Persiapan calon jamaah haji Kota Kupang menuju musim haji 2027 mulai dilakukan sejak dini. Pemkot Kupang mendukung program pra-manasik yang digagas IPHI Kota Kupang agar calon jamaah lebih siap secara spiritual, fisik, mental, dan pengetahuan.

BEBER FAKTA—Program tersebut ditandai dengan Pembukaan Napak Tilas dan Launching Pra-Manasik Jamaah Haji Kota Kupang Tahun 2027 di Halaman Kantor Wali Kota Kupang, Sabtu (5/9).

Pemkot Apresiasi Program Pra-Manasik

Mewakili Pemkot Kupang, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang, Hengky C. Malelak, S.STP., M.Si., mengapresiasi inisiatif IPHI.

Ia menilai pembinaan sejak jauh hari dapat membantu calon jamaah mempersiapkan diri secara lebih terarah dan berkelanjutan.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada IPHI Kota Kupang beserta seluruh panitia yang telah menginisiasi dan melaksanakan kegiatan yang sangat penting ini sebagai bagian dari upaya mempersiapkan calon jamaah haji secara lebih dini, terarah dan berkelanjutan,” ujar Hengky saat membacakan sambutan Wali Kota.

Menurut Hengky, ibadah haji membutuhkan kesiapan menyeluruh. Calon jamaah tidak hanya perlu memahami tata cara ibadah, tetapi juga menjaga kesiapan spiritual, kesehatan, mental, dan pengetahuan.

Napak Tilas Jadi Ruang Berbagi Pengalaman

Selain pembelajaran, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi bagi calon jamaah, alumni haji, dan masyarakat.

Konsep napak tilas juga mengajak calon jamaah belajar dari pengalaman orang-orang yang telah menunaikan ibadah haji.

Hengky berharap pengalaman para alumni dapat menjadi pengetahuan praktis bagi calon jamaah sebelum menjalani perjalanan ke Tanah Suci.

“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat kebersamaan di antara para calon jamaah haji, para alumni haji serta seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap penyelenggaraan ibadah haji,” katanya.

Pembinaan Berlangsung Setiap Pekan

Ketua Panitia, Haji Rumadi, menjelaskan pra-manasik menjadi bentuk kepedulian IPHI Kota Kupang terhadap calon jamaah haji 2027.

IPHI memberikan pembelajaran mengenai rukun, syarat, wajib, serta sunah-sunah dalam pelaksanaan ibadah haji.

Menurut Rumadi, pembinaan calon jamaah membutuhkan keterlibatan pemerintah, organisasi persaudaraan haji, dan masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Kupang atas dukungan tempat dan sarana kegiatan.

Sementara itu, Ketua IPHI Kota Kupang sekaligus Ketua MUI Kota Kupang, Haji Muhammad MS, menekankan pentingnya kesiapan calon jamaah dari berbagai sisi.

Baca Juga: Lomba Posyandu NTT di Malaka Dorong Kualitas Pelayanan Dasar Masyarakat

“Perjalanan ibadah haji boleh jadi kita berangkat bersama, naik kendaraan bersama, sampai di Tanah Suci bersama, melaksanakan ibadah bersama dan pulang bersama, tetapi pengalaman spiritual masing-masing pasti berbeda. Semuanya tergantung sejauh mana kesiapan kita,” ujarnya.

Karena itu, pra-manasik akan berlangsung rutin setiap pekan, khususnya Sabtu dan Minggu.

Kegiatan tersebut dimulai dari Masjid Raya Kota Kupang dan berlanjut hingga menjelang keberangkatan jamaah haji 2027.

Materi pembinaan tidak hanya membahas tata cara ibadah. IPHI juga memberi perhatian pada kesiapan fisik calon jamaah.

Kegiatan perdana diawali dengan jalan sehat dan senam untuk membangun kebugaran sejak awal.

Pemkot Kaitkan Pembinaan dengan Pembangunan Manusia

Hengky menyebut pembinaan kehidupan keagamaan menjadi bagian dari pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya menyangkut pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik.

Pembangunan juga mencakup kualitas manusia yang beriman, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial.

“Pemerintah Kota Kupang senantiasa memberikan perhatian terhadap berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang bertujuan memperkuat nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan dan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Doakan Warga Terdampak Gempa Flores

Dalam kegiatan tersebut, Hengky juga mengajak peserta mendoakan masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas dan gotong royong sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Hengky juga menyampaikan bahwa Wali Kota Kupang, **dr. Christian Widodo**, sebelumnya menjalankan misi kemanusiaan selama kurang lebih lima hari.

Misi tersebut menyasar enam kabupaten terdampak gempa di Pulau Flores.

Pemkot Kupang membawa bantuan senilai kurang lebih **Rp635 juta**. Bantuan tersebut bersumber dari APBD dan donasi ASN Pemerintah Kota Kupang.

IPHI Berkomitmen Dukung Pelayanan Jamaah

Haji Muhammad MS menegaskan IPHI Kota Kupang akan terus mendukung pemerintah dalam pelayanan jamaah.

Dukungan tersebut mencakup masa keberangkatan hingga kepulangan jamaah haji.

Ia berharap pembinaan konsisten dapat membuat calon jamaah Kota Kupang lebih siap menjalankan seluruh rangkaian ibadah secara aman, tertib, dan maksimal.(Red.03-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *