PPID Undana Bidik Predikat Informatif pada Monev Keterbukaan 2026

Foto & Olahgrafis: Diego Tristan-BF
PPID Universitas Nusa Cendana (Undana) mematangkan persiapan Monev Keterbukaan Informasi Publik 2026. Kampus menghimpun dan menata data dukung dari seluruh unit kerja untuk mengejar predikat informatif.

BEBER FAKTA— Persiapan tersebut berlangsung melalui Pendampingan Teknis Penginputan Data Dukung Dokumen Informasi Monev Keterbukaan Informasi Publik 2026.

Kegiatan berlangsung di Gedung Rektorat Undana Lantai III, Selasa (15/9/2026). Perwakilan berbagai fakultas dan unit kerja Undana mengikuti kegiatan tersebut.

📌 Data Dukung Jadi Fokus Persiapan

Pendampingan bertujuan memastikan seluruh data dan dokumen pendukung Monev terkumpul secara lengkap. Tim juga melakukan verifikasi dan penginputan data secara terstruktur.

Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Sistem Informasi dan Hubungan Masyarakat Undana, Prof. Dr. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D., mengatakan target tersebut membutuhkan kerja bersama.

Menurut Philiphi, peningkatan predikat keterbukaan informasi tidak dapat dilakukan hanya oleh satu bagian. Seluruh unit memiliki peran penting dalam membangun keterbukaan informasi publik di lingkungan Undana.

“Kita tidak mau kembali ke tangga bawah, tidak informatif lagi. Kita mau yang lebih tinggi. Dari kurang informatif kita ke informatif,” kata Philiphi.

🔎 Keterbukaan Informasi Jadi Budaya Kampus

Philiphi mengatakan perkembangan teknologi dan media sosial membuat informasi perguruan tinggi semakin mudah dipantau masyarakat.

Karena itu, Undana perlu membangun budaya keterbukaan informasi. Upaya tersebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan penilaian Monev.

Baca Juga: Dorong Akademik Berkelas Dunia, Undana Kupang Sukses Gelar Konferensi Internasional CAME 3

Philiphi menyebut keterbukaan informasi juga berkaitan dengan tata kelola dan pelayanan kampus.

“Keterbukaan publik itu adalah bagaimana kita membangun trust, kepercayaan. Kalau trust itu sudah ada, maka kita mudah membangun reputasi. Kalau kita sudah punya reputasi, Undana kita lebih bermartabat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kerja bersama seluruh unit. Philiphi mengibaratkan Undana sebagai sebuah tubuh dengan fungsi berbeda pada setiap bagiannya.

Selain itu, ia mengingatkan pesan Rektor Undana agar seluruh jajaran bekerja dalam satu komando dan satu frekuensi. Dengan demikian, kebijakan pimpinan dapat diterapkan hingga tingkat teknis.

📊 Civitas Akademika Masih Perlu Dilibatkan

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Undana, Yefry C. Adoe, SE., M.AP, mengatakan pendampingan merupakan tindak lanjut hasil evaluasi.

Kegiatan itu sekaligus bertujuan memperbaiki sejumlah kelemahan dalam pengelolaan keterbukaan informasi publik.

Yefry menyebut keterlibatan civitas akademika masih belum merata. Karena itu, kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen perlu diperkuat.

“Kesadaran serta keterlibatan aktif dari seluruh lapisan elemen civitas akademika dalam mendukung budaya keterbukaan informasi publik masih perlu ditingkatkan dan diselaraskan,” kata Yefry.

💻 Undana Perkuat Sistem Informasi Publik

Undana telah mengambil sejumlah langkah untuk memperbaiki pengelolaan informasi publik.

Salah satunya melalui pengesahan Peraturan Rektor Nomor 15 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Informasi Publik dan Dokumentasi di lingkungan Universitas Nusa Cendana.

Undana juga menyediakan website khusus PPID Universitas sebagai sarana pelayanan informasi publik.

Selain itu, koordinasi dengan seluruh unit kerja terus dilakukan. Koordinasi tersebut mencakup inventarisasi, pengelolaan, dan pengesahan data informasi.

🎯 Target Naik dari Kurang Informatif

Yefry mengatakan penginputan data dukung menjadi bagian penting dalam persiapan Monev Keterbukaan Informasi Publik 2026.

“Harapan kami dapat menyatukan langkah seluruh unit kerja dalam mengunggah, memverifikasi dan mengompilasi data secara terstruktur, terpusat dan tepat waktu,” katanya.

Melalui langkah tersebut, Undana menargetkan peningkatan predikat keterbukaan informasi publik pada 2026.

Targetnya, Undana naik dari predikat **kurang informatif menjadi informatif.(Die-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *