Hujan deras selama dua hari berturut-turut membuat sejumlah ruas jalan, sekolah, dan fasilitas publik di Kabupaten Malaka masih terendam air hingga hari ini.
BEBER FAKTA – Meski cuaca mulai cerah, genangan air masih menguasai sejumlah wilayah di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur daerah itu selama dua hari terakhir meninggalkan dampak yang belum sepenuhnya pulih.
Hingga Minggu, 21 Juni 2026, air masih menggenangi sejumlah ruas jalan dan fasilitas publik. Akibatnya, warga harus meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas.
🌊 Jalan Bakataeu Masih Dialiri Air
Di kawasan Bakataeu, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, air masih mengalir deras di atas badan jalan.
Aliran tersebut menutupi sebagian permukaan jalan dan membuat pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati saat melintas.
Beberapa pengendara bahkan terlihat memperlambat kendaraan mereka untuk menghindari risiko tergelincir atau mengalami kerusakan akibat menerobos arus air.
“Air yang melintasi ruas jalan tersebut cukup deras dan menutupi sebagian permukaan jalan.”
🏫 Lapangan Sekolah Berubah Jadi Kolam
Tak hanya jalan raya, sejumlah fasilitas publik juga masih terendam.
Di Tabene, Desa Umakatahan, Kecamatan Malaka Tengah, lapangan yang berada tepat di depan SDI Tabene berubah menjadi hamparan genangan air yang luas.
Setelah diguyur hujan selama dua hari berturut-turut, air hingga kini masih memenuhi area lapangan dan belum menunjukkan tanda-tanda surut.
🚨 Kantor Pemerintah Ikut Terdampak
Kondisi serupa juga terjadi di lingkungan SMP Negeri 1 Malaka Tengah. Halaman depan dan samping sekolah masih dipenuhi genangan air dengan volume yang cukup besar.
Menariknya, kawasan ini juga menjadi pusat sejumlah kantor pemerintahan penting di Kabupaten Malaka.
Di antaranya terdapat Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Pemuda dan Olahraga, Kantor Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Malaka.
☀️ Cuaca Cerah, Tapi Warga Tetap Waspada
Walaupun cuaca mulai membaik dan langit berangsur cerah, genangan air masih bertahan di berbagai titik.
Hingga saat ini belum ada laporan korban maupun kerusakan fasilitas akibat peristiwa tersebut. Namun, kondisi itu tetap berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan pelayanan publik.
Karena itu, warga diminta tetap waspada, terutama saat melintasi ruas jalan yang masih dialiri air dan kawasan yang rawan tergenang.(*/Red.01-BF)











