Ngebut!! Undana Siap Buka 4 Prodi Baru

Target Cetak Dokter dan Tenaga Profesional NTT

Undana Gaspol, usulkan 4 prodi baru ke Ditjen Dikti, Kemendiktisaintek. (Olahgrafis/Ilustrasi: Vico Patty-BF)

Universitas Nusa Cendana (Undana) mempercepat pembukaan empat program studi baru. Kampus terbesar di NTT ini ingin menjawab krisis tenaga profesional, terutama dokter gigi dan tenaga kesehatan di daerah.

Undana Akselerasi Prodi Baru

BF/KOTA KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) mempercepat ekspansi akademik dengan mengusulkan empat program studi baru. Kampus ini mengajukan proposal tersebut ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Empat prodi yang diajukan yaitu S1 Kedokteran Gigi, S1 Keperawatan, Pendidikan Profesi Apoteker, dan Pendidikan Profesi Notaris.

Langkah ini menjadi strategi Undana untuk menjawab kelangkaan tenaga profesional di Nusa Tenggara Timur. Selain itu, kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah kepulauan terus meningkat setiap tahun.

Karena itu, Undana ingin mempercepat proses pembukaan program studi tersebut.

Fokus Bangun Fasilitas Standar Medis

Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, mengatakan pembukaan prodi kesehatan membutuhkan persiapan besar.

Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha – Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana. (Foto: undana.ac.id)

Menurutnya, standar fasilitas dan laboratorium harus memenuhi ketentuan nasional.

“Prodi Kedokteran Gigi dan Keperawatan membutuhkan fasilitas sangat ketat,” kata Prof. Annytha.

Ia menegaskan tim Undana kini bekerja intens menyiapkan semua instrumen pendukung.

Mulai dari ruang praktik, laboratorium, hingga tenaga pengajar spesialis.

Selain itu, Undana juga memastikan seluruh perangkat memenuhi standar pemerintah dan konsil kedokteran.

Foto: undana.ac.id

Jawaban Atas Krisis Dokter Gigi di NTT

Salah satu prodi yang paling ditunggu ialah S1 Kedokteran Gigi.

Pasalnya, rasio dokter gigi di NTT masih jauh dari ideal. Banyak puskesmas di daerah terpencil belum memiliki tenaga dokter gigi.

Karena itu, Undana ingin mencetak lebih banyak dokter gigi dari putra-putri daerah.

Program ini nantinya berada di bawah Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH).

Selain fasilitas, Undana juga menyiapkan kurikulum yang relevan dengan kondisi kesehatan masyarakat kepulauan.

Tujuannya agar lulusan memiliki kemampuan klinis yang sesuai dengan tantangan lapangan di NTT.

Masuk Tahap Verifikasi DIKTI

Saat ini, pengajuan prodi baru Undana memasuki tahap verifikasi oleh tim asesor Ditjen DIKTI.

Tim kementerian akan menilai dokumen akademik sekaligus mengecek kesiapan fasilitas di lapangan.

Undana pun terus memperbaiki berbagai catatan dari proses penilaian tersebut.

“Kami tidak ingin sekadar membuka prodi. Kami ingin membangun pusat pendidikan kesehatan yang bermutu,” tegas Prof. Annytha.

Ia optimistis empat prodi baru ini akan memperkuat sistem pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di NTT.

Jika disetujui, Undana akan semakin kokoh sebagai pusat pendidikan tinggi utama di wilayah Nusa Tenggara Timur. (Sumber: undana.ac.id/Ing/Vip-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *