🔥Rumor Perselingkuhan Kajari Kupang Dibantah Keras!

Pengacara Siap Tempuh Jalur Hukum

Olahgrafis: Vico Patty-BF

Isu panas yang viral di media sosial akhirnya dibongkar! Kuasa hukum angkat bicara dan menyebut tuduhan perselingkuhan ini sebagai hoaks keji yang sengaja dimainkan.

 

Isu Viral Meledak, Pengacara Tegas Bantah

BEBER FAKTA Isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, Yupiter Selan, langsung jadi sorotan publik. Apalagi, kabar ini cepat menyebar di media sosial dan memicu berbagai spekulasi liar.

Namun, situasi langsung berubah ketika kuasa hukum, Fransisco Bernando Bessi, buka suara. Ia dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang beredar.

“Isu perselingkuhan yang beredar itu tidak benar. Ini adalah hoaks yang sangat keji dan diduga dilakukan oleh pihak yang tidak menyukai proses hukum yang sedang berjalan di Kabupaten Kupang,” tegas Fransisco.

 

Disebut Hoaks Keji, Diduga Ada Motif Tertentu

Fransisco tidak hanya membantah. Ia juga menilai isu ini sengaja dimainkan oleh pihak-pihak tertentu dengan tujuan merusak reputasi kliennya.

Menurutnya, momen munculnya isu ini bukan kebetulan. Justru, ia menduga ada kaitan dengan proses hukum yang sedang berjalan.

Karena itu, ia mengingatkan publik agar tidak langsung percaya pada informasi liar tanpa sumber jelas.

 

Ancaman Balik: Siap Tempuh Jalur Hukum

Tak berhenti di situ, Fransisco juga menyoroti narasi provokatif yang ikut beredar. Ia menilai tuduhan tersebut sudah masuk kategori pencemaran nama baik.

Kini, pihaknya sedang mempertimbangkan langkah hukum terhadap penyebar isu.

“Kami meminta semua pihak menahan diri dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya. Serahkan semua pada proses hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Ia menegaskan, informasi tidak berdasar bukan hanya merugikan kliennya, tetapi juga bisa memicu kegaduhan publik dan merusak kepercayaan terhadap penegakan hukum.

 

Pesan Keras: Stop Sebar Info Tanpa Fakta!

Kasus ini jadi alarm keras bagi masyarakat. Di era digital, informasi memang cepat menyebar. Namun, tanpa verifikasi, hoaks bisa jadi senjata yang berbahaya.

Karena itu, publik diminta lebih bijak, lebih kritis, dan tidak mudah terprovokasi. (Vic-BF/Vip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *