🔥Jual Pelajar SMP ke 7 Pria, Mucikari Wanita di Kupang Akhirnya Ngaku!

Olahgrafis: Vico Patty-BF

Kasus mengejutkan datang dari Kota Kupang. Seorang wanita bernama Sari Doko mengaku jadi mucikari dan mengeksploitasi pelajar SMP. Fakta-faktanya bikin merinding.

 

🧨 Terungkap Setelah Korban Hilang Berhari-hari

BEBER FAKTA – Awalnya, korban berinisial SHR dilaporkan hilang sejak Selasa, 17 Maret 2026. Namun kemudian, keluarga menemukan korban di sebuah kos di wilayah Lasiana.

Lokasi itu disewa langsung oleh pelaku. Ironisnya, tempat tersebut berada di belakang panti asuhan.

Setelah itu, keluarga langsung bergerak cepat. Mereka melapor ke RT setempat. Selanjutnya, kasus diteruskan ke polisi.

 

⚠️ Dijual ke 7 Pria Selama 5 Hari

Pengakuan korban bikin geger. SHR mengaku pelaku menjemputnya pada Sabtu. Setelah itu, pelaku menjualnya ke tujuh pria berbeda.

Selama lima hari, korban dipaksa melayani pria hidung belang. Tarifnya pun dipatok sekitar Rp250 ribu sekali kencan.

Lebih lanjut, uang tersebut dibagi dua antara pelaku dan korban. Bahkan, pelaku sempat menerima tip Rp50 ribu dari salah satu pria.

 

💰 Modus Online, Pakai Aplikasi Kencan

Tidak berhenti di situ, pelaku juga memakai cara licik. Ia menggunakan ponsel milik korban untuk berkomunikasi.

Kemudian, pelaku mengunduh MiChat untuk mencari pelanggan. Parahnya lagi, ponsel itu akhirnya digadaikan di wilayah Oeba demi mendapatkan uang.

 

🚨 Bukan Korban Pertama, Bisa Lebih dari 8 Anak

Fakta paling mengejutkan akhirnya terungkap. Pelaku mengaku tidak hanya menjual SHR.

Dalam pemeriksaan polisi, jumlah korban diduga lebih dari delapan orang. Semua menggunakan modus serupa.

 

👀 Nama Pelaku Pernah Viral

Menariknya, pelaku ternyata bukan nama baru. Menurut ibu korban, anaknya pernah menyebut bahwa pelaku sempat viral.

Kasus itu berkaitan dengan kematian dua warga, yakni Lucky Sanu (22) dan Delfi Foes (16).

Namun, ibu korban sendiri mengaku belum pernah bertemu langsung dengan pelaku.

 

🚔 Kasus Sudah Ditangani Polisi

Saat ini, kasus tersebut sudah ditangani oleh aparat dari Polsek Kota Lama.

Polisi juga telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. (*/Tim-BF/Vip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *