HUKRIM  

🔥Buron 5 Hari, 3 Pelaku Penikaman Atambua Ditangkap!

Foto: tribrata / Olahgrafis: Vico Patty-BF

Lari sejauh ratusan kilometer tak menyelamatkan mereka. Tim Resmob Polda NTT bergerak cepat dan membekuk tiga pelaku penikaman yang sempat bikin geger Atambua.

 

🔎 Diburu dari Atambua, Tertangkap di Kupang

BEBER FAKTA – Tim Resmob Polda NTT akhirnya berhasil mengungkap kasus penikaman yang terjadi di Atambua, Kabupaten Belu, pada 10 April 2026.

Awalnya, para pelaku kabur ke wilayah Kupang. Namun, begitu informasi masuk, tim langsung bergerak cepat. Mereka mengumpulkan keterangan saksi, lalu menelusuri lokasi persembunyian para tersangka.

Tak butuh waktu lama, jejak mereka terendus.

 

🚨 Dua Pelaku Diciduk di Rumah Warga

Selanjutnya, tim menemukan dua tersangka berinisial J.M dan A.M di wilayah Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah.

Pada Rabu, 15 April 2026 sekitar pukul 11.02 WITA, polisi langsung menggerebek sebuah rumah di Desa Tanah Merah.

Hasilnya? Dua pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Setelah itu, keduanya langsung digelandang ke Mako Ditreskrimum Polda NTT untuk diperiksa lebih lanjut.

 

⚡ Satu Lagi Ditangkap di Kos-Kosan Kota Kupang

Namun, operasi belum selesai.

Tak lama berselang, tim снова mendapat info penting soal satu pelaku lain. Tanpa menunggu lama, mereka kembali bergerak.

Sekitar pukul 13.30 WITA, tersangka ketiga berinisial K.B akhirnya ditangkap di sebuah rumah kos di kawasan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Dengan begitu, total tiga pelaku kini sudah diamankan.

 

🗣️ Polisi Tegas: Semua Pelaku Akan Ditindak!

Kapolda NTT melalui Kabidhumas Kombes Pol Henry Novika Chandra menegaskan komitmen polisi dalam menjaga keamanan masyarakat.

“Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergi antara Polda NTT dan Polres Belu. Kami memastikan setiap pelaku tindak pidana akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.”

Selain itu, polisi juga masih mendalami motif dan peran masing-masing pelaku.

“Ketiga tersangka saat ini telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.” (***/Vic-BF/Vip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *