Operasi pencarian korban hilang di Perairan Oetune, TTS, mendadak jadi sorotan publik. Keluarga korban mempertanyakan efektivitas tim SAR setelah korban belum ditemukan, sementara pencarian disebut hanya memakai perahu karet di laut luas Kolbano.
🚨 Korban Hilang Saat Melaut, Mesin Perahu Mati di Tengah Laut
BEBER FAKTA – Korban diketahui bernama Yomri Tenis (40), warga Desa Kele, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Yomri dilaporkan hilang sejak 12 Februari 2026 saat pergi memancing menggunakan perahu motor di Perairan Pantai Oetune, Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin.
Alex Riwu Kaho Divonis 8 Tahun Penjara!!! Baca Beritanya Sambil Dengar Musik-Musik Keren Hanya di: Tiktok @beber_fakta
Menurut informasi yang beredar, mesin perahu korban tiba-tiba mati di tengah laut sekitar pukul 17.30 WITA.
Dua hari kemudian, tepatnya 14 Februari 2026, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang mengirim tim SAR untuk melakukan operasi pencarian.
Tim tersebut melibatkan sedikitnya 10 personel SAR.
⚠️ Keluarga Soroti Metode Pencarian di Laut Luas
Namun, di tengah operasi berlangsung, keluarga korban mulai mempertanyakan metode pencarian yang digunakan.
Pasalnya, pencarian di laut yang dikenal memiliki arus kuat dan wilayah sangat luas itu disebut hanya mengandalkan perahu karet dengan peralatan terbatas.
“Laut Kolbano dan Oetune memiliki arus dan jangkauan perairan yang sangat luas. Sangat sulit dipahami jika pencarian hanya mengandalkan perahu karet,” ungkap salah satu pihak keluarga korban.
Keluarga mengaku khawatir keterbatasan alat membuat peluang menemukan korban semakin kecil.
💬 Operasi 3 Hari Tapi Disebut Efektif Hanya 2 Hari?
Selain alat pencarian, masyarakat juga mulai mempertanyakan durasi operasi SAR.
Beberapa warga menyebut laporan resmi menyatakan operasi berlangsung tiga hari. Namun di lapangan, aktivitas efektif pencarian disebut hanya berjalan sekitar dua hari.
Sorotan itu semakin ramai setelah muncul informasi soal biaya operasi SAR yang disebut mencapai sekitar Rp5 juta per hari untuk satu tim operasi, belum termasuk uang saku personel.
Warga pun meminta transparansi penggunaan anggaran dan evaluasi metode pencarian.
“Keluarga hanya ingin korban ditemukan. Jangan sampai anggaran besar tetapi hasil pencarian nihil karena keterbatasan alat atau metode pencarian,” ujar warga setempat.
👥 Ini Daftar Personel SAR yang Terlibat
Adapun personel yang ikut dalam operasi SAR tersebut antara lain:
- Ridho Mulyadi
- Satria
- Ramadhan
- Hizkia
- David
- Vita
- Richard
- Habel
- Dion
- Ray
📌 Publik Minta Evaluasi dan Transparansi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi terkait evaluasi metode pencarian maupun penggunaan alutsista laut dalam operasi tersebut.
Kini masyarakat berharap ada evaluasi menyeluruh agar setiap operasi pencarian benar-benar berjalan maksimal, profesional, dan mengutamakan keselamatan korban. (GaF-BF/Vip)











