Anggapan bahwa anak tidak boleh berolahraga berat karena jantungnya masih berkembang ternyata tidak benar. Dokter jantung anak menegaskan jantung telah terbentuk sempurna sejak lahir sehingga anak dengan jantung sehat tetap boleh berolahraga.
BEBER FAKTA — Kekhawatiran sebagian orang tua terhadap aktivitas fisik anak sering muncul karena anggapan jantung anak belum berkembang sempurna. Namun, dokter memastikan anggapan tersebut hanyalah mitos.
❤️ Jantung Anak Sudah Terbentuk Sejak Lahir
Dokter Jantung Anak BraveHeart Brawijaya Hospital, dr. Anisa Rahmadhany, SpA, Subsp.Kardio, menegaskan jantung anak telah terbentuk sempurna sejak lahir.
Menurutnya, anak yang memiliki kondisi jantung sehat tetap diperbolehkan menjalani berbagai aktivitas olahraga.
“Jantung sudah terbentuk sempurna, jadi jawabannya mitos ya. Jadi saat lahir jantungnya sudah terbentuk sempurna,” ujar dr. Anisa kepada detikcom, Kamis (16/7/2026).
🏃 Olahraga Tetap Harus Disesuaikan Kondisi Anak
Meski anak boleh berolahraga, dr. Anisa mengingatkan aktivitas fisik tetap harus menyesuaikan kemampuan tubuh masing-masing.
Orang tua perlu memperhatikan kondisi anak saat berolahraga. Jika anak sudah merasa terlalu lelah, aktivitas sebaiknya dihentikan dan tidak dipaksakan.
“Jadi kalau jantungnya sehat, tentu saja boleh berolahraga,” katanya.
“Cuma kembali lagi, kalau memang terlalu lelah ya harus di-stop, gak boleh berlebihan,” lanjutnya.
📌 Orang Tua Perlu Memahami Fakta
Penjelasan ini sekaligus meluruskan anggapan yang selama ini berkembang di masyarakat bahwa olahraga berat selalu berbahaya bagi anak karena jantungnya masih berkembang.
Dengan kondisi jantung yang sehat, anak tetap dapat berolahraga. Namun, intensitas aktivitas fisik harus disesuaikan dan tidak dilakukan secara berlebihan.(*/Red.01-BF)











