Pemerintah menyalurkan dana bantuan sebesar Rp44 miliar untuk menangani bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
BEBER FAKTA— Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau langsung wilayah terdampak gempa bumi di NTT pada Rabu (19/8/2026). Penyaluran dana tahap awal ini berfokus pada penanganan tanggap darurat bencana.
🚨 Evaluasi Anggaran dan Kebutuhan Daerah
Pemerintah pusat terus mengevaluasi kecukupan dana tersebut sesuai perkembangan kebutuhan masyarakat. Kementerian Keuangan memantau kondisi keuangan pemerintah daerah melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.
Pemerintah siap menambah dukungan anggaran apabila kebutuhan penanganan bencana di lapangan meningkat. Besaran dukungan akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan serta kebutuhan warga.
💬 Komitmen Menkeu dan Presiden
Menkeu meminta pemerintah daerah mengoptimalkan penggunaan anggaran awal tersebut.
“Kita lihat nanti. Saya bilang ke Pak Bupati, pakai dulu itu. Nanti kalau kurang, katakan ke kami, nanti kami laporkan ke Bapak Presiden,” ujar Purbaya.
Ia memastikan Presiden siap menyiapkan anggaran tambahan untuk daerah terdampak bencana.
Baca Berita Terkait: Gempa NTT Terus Memakan Korban: Total 75 Orang Meninggal Dunia!
“Nanti Presiden pasti akan menyiapkan anggaran lebih untuk daerah yang terkena bencana seperti ini,” lanjutnya.
🏗️ Tahap Pemulihan dan Kecepatan Distribusi
Pemerintah pusat mulai menghitung kebutuhan anggaran untuk tahap perbaikan dan pemulihan daerah. Penghitungan ini dilakukan sambil menunggu persetujuan resmi dari Presiden.
“Di pusat mulai mengalkulasi hal itu, dan sedang menyiapkan anggaran sesuai yang dibutuhkan, tentunya dengan persetujuan Bapak Presiden. Kita menunggu persetujuan Bapak Presiden,” kata Purbaya.
Pemerintah memastikan distribusi barang maupun dana berjalan cepat demi memenuhi kebutuhan warga.
“Yang paling penting kalau ada kebutuhan daerah harus lancar penyaluran barangnya dan dananya. Kita akan mengecek terus,” tutur Purbaya.(*/Red.03-BF)











