Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun korban gempa Kabupaten Manggarai, NTT, menjalani operasi patah tulang paha. Operasi pemasangan pen itu berlangsung di RS Lapangan Kemenkes RI, Stadion Golo Dukal, Rabu (19/8/2026).
BEBER FAKTA—Operasi tersebut menjadi tindakan medis pertama di kamar operasi RS Lapangan Ruteng. Dokter spesialis ortopedi RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Basuki, menangani operasi tersebut.
🏥 Operasi Pertama di RS Lapangan Ruteng
dr Basuki mengatakan tim medis baru menyelesaikan operasi pemasangan pen pada paha anak tersebut.
Operasi berlangsung di kamar operasi RS Lapangan Ruteng milik Pusat Krisis Kementerian Kesehatan.
“Hari ini kami baru selesai operasi pemasangan pen di paha seorang anak usia 11 tahun yang patah akibat gempa di kamar operasi Rumah Sakit Lapangan Ruteng yang dimiliki oleh Pusat Krisis Kementerian Kesehatan,” beber dr Basuki dalam keterangan tertulis, Kamis (20/8/2026).
Menurut dr Basuki, keberadaan RS Lapangan membantu penanganan korban gempa. Fasilitas tersebut terutama mendukung pasien yang membutuhkan tindakan operasi.
🩺 RS Lapangan Bantu Korban Gempa
dr Basuki menjelaskan RS Lapangan dapat menopang layanan kesehatan saat fasilitas kesehatan terdampak bencana.
Kondisi tersebut membuat rumah sakit atau fasilitas kesehatan lain tidak dapat memberikan layanan secara optimal.
“Fasilitas ini sangat membantu untuk pelayanan kesehatan, terutama untuk operasi ketika rumah sakit ataupun fasilitas kesehatan yang lain terdampak gempa ataupun tidak dapat digunakan,” katanya.
Ia berharap kondisi anak tersebut segera pulih dan kembali menjalani aktivitas yang disukainya.
“Semoga adik ini nanti bisa sehat kembali dan bisa menjadi pelari ulung karena dia adalah seorang anak yang suka berlari,” tutur dr Basuki.
⏱️ RS Lapangan Dibangun Hampir 30 Jam
Ketua Tim EMT Komposit Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI Ruteng Kabupaten Manggarai, dr Franky Rumondor, menjelaskan proses pembangunan RS Lapangan.
Tim membangun fasilitas tersebut selama hampir 30 jam dalam kondisi cuaca dingin. Sebanyak 13 personel terlibat dalam pembangunan fasilitas tersebut.
“Kami membangun rumah sakit lapangan itu selama kurang lebih hampir 30 jam dini hari dengan kondisi cuaca yang dingin dan dengan 13 personel yang membangun rumah sakit lapangan ini,” beber dr Franky.
Ke-13 personel itu sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai.
👨⚕️ Operasi Jadi Awal Layanan Bedah
dr Franky bersyukur RS Lapangan akhirnya dapat digunakan untuk memberikan pelayanan medis.
Ia menyebut operasi terhadap anak 11 tahun tersebut sebagai operasi pertama di RS Lapangan Stadion Golo Dukal.
“Hari ini kami bersyukur telah berlangsung operasi pertama di rumah sakit lapangan yang berada di Stadion Golo Dukal di Kabupaten Manggarai. Dan 13 orang ini adalah orang-orang yang hebat,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada 13 personel yang dikirim Pusat Krisis Kementerian Kesehatan.
“Mereka adalah orang-orang yang luar biasa yang dikirimkan oleh Pusat Krisis Kementerian Kesehatan untuk membantu masyarakat, saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Kabupaten Manggarai,” ujar dr Franky.
📍 Layanan Kesehatan Berlanjut
RS Lapangan kini menjadi salah satu fasilitas pendukung layanan kesehatan bagi warga terdampak gempa Manggarai.
Layanan medis, termasuk tindakan operasi, diharapkan terus diberikan selama proses pemulihan pascabencana.(*/Red.01-BF)











