Berita  

PELTI Kota Kupang Siap Gelar Turnamen Tenis Piala Walikota

Didukung Oleh Pemerintah kota Kupang

KUPANG, beberfakta.web.id – Persatuan Tenis seluruh Indonesia (PELTI) Kota Kupang, bekerjasama dengan Pemerintah Kota Kupang, berencana menggelar Turnamen Tenis memperebutkan Piala Walikota Kupang.

Even olahraga tenis yang memperebutkan Piala Walikota Kupang ini adalah gelaran kedua yang dilaksanakan oleh PELTI Kota Kupang, setelah pada tahun 2024 lalu, menggelar Turnamen Tenis Piala Walikota Kupang yang pertama.

Ketua Panitia Turnamen Tenis Piala Walikota Kupang 2025, Luther Kana, melalui sambungan telepon menjelaskan, turnamen kali ini akan digelar dengan lebih meriah, pasalnya, kali ini PELTI Kota Kupang mendapat dukungan dan perhatian yang besar dari Pemerintah Kota Kupang.

Luther Kana

“Kami segenap pengurus PELTI Provinsi NTT, PELTI Kota Kupang khususnya, dan seluruh penggemar olahraga tenis yang ada di Kota Kupang maupun di luar Kota Kupang sangat berterima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan oleh Waikota Kupang, dr. Christian Widodo yang mendorong agar terselenggaranya turnamen tenis Piala Walikota yang kedua ini,” jelas Luther.

Luther Kana juga menjelaskan, turnamen tenis Piala Walikota ini rencananya akan digelar pada tanggal 7 hingga 9 November mendatang.

“Panitia berencana untuk mengelar turnamen pada tanggal 7 hingga 9 November. Tapi untuk mengantisipasi situas dan kondisi, misalnya hujan dan lai-lain, maka tidak tertutup kemungkinan, turnamen akan digelar hingga di atas tanggal 9 november,” terang Luther.

Masih dalam penjelasannya, Luther memaparkan, venue yang akan digunakan untuk menggelar turnamen adalah: Lapangan Tenis Bank Indonesia di seputaran jalan Lalamentik, Lapangan tenis Kantor Wilayah Bulog di jalan Palapa dan Lapangan Tenis Pekerjaan Umum (PU) yang juga terletak di jalan W.J. Lalamentik (Lapangan tennis PU Binamarga Provinsi NTT-Red).

Tiga Kelompok

Dalam penjelasannya, Luther Kana menyebutkan, panitia akan membagi turnamen dalam empat kelompok, sebagai berikut:

  1. Kelompok Junior Tunggal Putra-Putri dengan klasifikasi umur 8-10 tahun, 11-14 tahun dan 15-17 tahun.
  2. Kelompok Beginner Ganda Putra Putri
  3. Ganda Putri Open (tanpa batasan senior/junior)
  4. 4. Beregu Putra Open (kelas Utama yang memperebutkan Piala Walikota Kupang)

“Khusus untuk Beregu Putra Open, yang memperebutkan Piala Walikota Kupang, satu tim terdiri dari tiga pasangan ganda. Dan untuk bisa mengcover panitia membaginya dalam nomor beregu 80 tahun, 100 tahun dan 110 tahun, dengan batas umur terendah 30 tahun. Ini dimaksudkan agar pasangan akan lebih variatif, hingga tidak muncul hanya pasangan ganda itu-itu saja yang sudah bisa ditebak kekuatannya,” jelas Luther lagi.

Pendaftaran Online

Luther juga mengajak masyarakat umum maupun pecinta olahraga tenis untuk melakukan pendaftaran melalui link Google Form yang telah disiapkan oleh panitia pada poster atau meme-meme yang disebarkan melalui media sosial atau media portal berita online di internet.

“Pendaftarannya mudah, peserta tinggal melakukan scan pada barcode pada poster dan meme yang disebarkan panitia di media sosial dan media online. Nanti melalui link yang tersedia peserta akan diarahkan pada Google Form yang akan diisi dan dilengkapi persyaratannya oleh peserta,” jelas Luther.

Ia juga menjelaskan, peserta Junior mendapatkan fasilitas pendaftaran secara gratis, kelompok Beginner ganda putra-putri dan ganda putri open dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp200 ribu per pasangan sedangkan Kelompok Utama, Ganda Putra Open dikenakan biaya pendaftaran Rp300 ribu per tim.

“Biaya pendaftaran itu akan panitia gunakan untuk membiayai berbagai keperluan seperti honor wasit, ballboy, biaya listrik dan biaya-biaya lainnya. Kalau untuk hadiah panitia sudah mempersiapkan anggarannya sendiri,” pungkas Luther.

Total Hadiah 35 Juta Rupiah

Dalam penjelasannya Luther mengatakan hadiah yang akan diperebutkan oleh peserta turnamen adalah Piala Bergilir Walikota untuk kelompok beregu putra open, serta medali, piagam dengan total uang Rp 35 juta.

“Kali ini turnamen akan lebih meriah,karena jumlah nomor pertandingan yang lebih banyak dan selain memperebutkan Piala Bergilir Walikota Kupang, peserta juga bakal mendapatkan medali, piagam dengan total hadiah mencapai 35 juta rupiah,” jelas Luther lagi.

Diikuti peserta dari luar NTT dan Timor Leste

Selain ditujukan kepada peserta dan peminta olahraga tenis di NTT, Kota Kupang khususnya, menurut Luther, Turnamen Tenis Piala Walikota Kupang tahun 2025 ini bakal dihadiri oleh peserta dari Luar NTT, dan bahkan dari Negara tentangga Timor Leste.

“Saya optimis jumlah peserta akan lebih banyak, karena selain diikuti oleh para petenis di NTT, khususnya Kota Kupang, ada peserta dari luar NTT, dan yang lebih lagi, ada kelompok petenis negara tetangga Timor Leste juga telah menyatakan akan ikut meramaikan turnamen ini,” katanya.

Pesan Walikota Kupang: Siap songsong PON Tahun 2028

Dalam penjelasannya Luther mengatakan turnamen ini bisa terselenggara karena perhatian yang besar dari Pemerintah kota Kupang, khususnya Walikota Kupang, dr. Christian Widodo yang berpesan kepada panitia untuk terus meningkatkan dan memasyarakatkan olahraga tenis bagi masyarakat kota Kupang.

“Pak Walikota Kupang juga berpesan, agar kami sebagai pengurus PELTI Kota Kupang, bisa membuka wawasan masyarakat kota Kupang, bahwa tenis adalah olahraga milik semua kalangan masyarakat. Jadi bukan olehraga milik kaum elit saja. Bapak Wali juga mengatakan, agar kami bisa memanfaatkan event ini untuk menjaring atlit-atlit tenis berbakat, yang akan dibina khususnya untuk menghadapi PON pada Tahun 2028 nanti,” jelas Luther lagi. (Tim-BF/Vip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *