Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Konsulat Jenderal RDTL menjajaki kerja sama pendidikan tinggi lintas batas. Kolaborasi itu mencakup kursus bahasa Portugis, riset perbatasan, dan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
BEBER FAKTA— Penjajakan kerja sama berlangsung di Gedung Rektorat Undana, Kupang, Kamis (3/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas pengembangan kolaborasi perguruan tinggi Indonesia dan Timor-Leste. Kedua pihak juga membahas penelitian perbatasan berbasis lingkungan.
Bahas Kursus Bahasa Portugis
Delegasi Timor-Leste dipimpin Konsul Jenderal RDTL di Kupang Espedito da Conceição Ribeiro. Ia didampingi Atase Pendidikan RDTL Gregorio do Santos.
Kedatangan mereka diterima Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng. Hadir pula Wakil Rektor IV Prof. Dr. Philipi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D.
Direktur Program Pascasarjana Undana Dr. Hamza H. Wulakada, M.Si., juga mengikuti pertemuan tersebut.
Dalam pembahasan teknis, kedua pihak merancang pembukaan kursus bahasa Portugis di Undana. Program itu akan mendapat dukungan tenaga pengajar dari Universidade Nacional Timor Lorosa’e (UNTL).
Baca Juga: FKM Undana dan UNPAZ Sepakati Riset Stunting hingga Program S3
Selain bahasa, kerja sama akan mengembangkan riset perbatasan berbasis lingkungan. Fokusnya antara lain pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan pemetaan potensi wilayah lintas batas darat.
Perluas Pertukaran dan Riset Perbatasan
Kerja sama tersebut juga mencakup pertukaran mahasiswa dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) perbatasan. Program KKN Internasional serta peluang studi lanjut di Pascasarjana Undana turut dibahas.
Kedua pihak juga merencanakan forum ilmiah internasional secara berkala. Selanjutnya, mereka akan membentuk tim diskusi gabungan.
Tim tersebut bertugas menyusun draf Memorandum of Understanding (MoU). Draf itu kemudian akan dikonsolidasikan dengan kementerian terkait di Timor-Leste.
Rektor Undana mengatakan kerja sama dengan Timor-Leste sebelumnya telah berjalan dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Secara aktivitas kita sudah banyak melakukan kerja sama dengan saudara-saudara kita di Timor-Leste terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan karena kita hidup di satu daratan dengan ruang lingkup budaya yang sama, kehadiran universitas atau relasi di bidang pendidikan tinggi harus terus kita dorong untuk kemajuan bersama,” ujar Rektor Undana.
Konsulat RDTL Siap Fasilitasi Pengajaran
Konsulat Jenderal RDTL menyatakan siap mengonsolidasikan hasil pembahasan dengan kementerian terkait di Timor-Leste.
“Kami berencana dan siap menyinergikan serta mengonsolidasikan hasil diskusi maupun program kerja sama ini dengan kementerian terkait agar nantinya bisa ditindaklanjuti dan diseminarkan secara internasional,” kata Konjen RDTL Espedito da Conceição Ribeiro dan Atase Pendidikan RDTL Gregorio do Santos.
Mereka juga menyatakan kesiapan memfasilitasi diskusi dengan UNTL terkait pengajaran bahasa Portugis.
“Untuk pengajaran bahasa Portugis kami siap memfasilitasi diskusi dengan UNTL karena dosen di sana siap membantu,” lanjutnya.
Melalui pembentukan tim gabungan dan penyusunan MoU, kedua pihak akan menindaklanjuti berbagai rencana kerja sama tersebut.(Red.03-BF)











