Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Pemerintah Kabupaten Flores Timur (Pemkab Flotim) menjajaki kolaborasi riset dan pengembangan SDM. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat kebijakan pembangunan daerah berbasis kajian akademik.
BEBER FAKTA—Penjajakan kerja sama itu dibahas dalam kunjungan Bupati Flotim, Ir. Antonius Doni Dihen, ke Rektorat Undana, Jumat (7/8/2026).
🎓 Flotim Butuh Sentuhan Akademik
Bupati Antonius diterima langsung Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng. Pertemuan tersebut membahas kebutuhan daerah dan potensi dukungan akademik Undana.
Bupati mengatakan Pemkab Flotim telah lama merencanakan kerja sama dengan Undana. Pemkab membutuhkan kepakaran akademik untuk mendukung sejumlah kebijakan pembangunan.
“Kami di sini memang sudah lama kepikiran untuk kerja sama dengan Undana. Kami di daerah banyak kebutuhan, salah satunya sentuhan akademik untuk kebijakan kita,” ujar Ir. Antonius.
Ia menyebut pendidikan menjadi salah satu fokus utama Pemkab Flotim. Langkah tersebut berkaitan dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen dan tantangan lapangan kerja.
Menurut Antonius, Flotim masih menghadapi tantangan literasi dan numerasi. Selain itu, dunia kerja membutuhkan kualifikasi yang semakin tinggi.
“Tantangan yang kita hadapi saat ini adalah literasi dan numerasi. Kualifikasi dunia kerja juga sekarang tinggi, jadi kalau kita ambil langkah cepat supaya anak-anak kita bisa lompat tinggi, oke juga lah. Kita perlu menyiapkan mereka,” tambahnya.
🐄 Peternakan hingga Program RPL
Pemkab Flotim juga membutuhkan masukan kepakaran untuk sejumlah sektor unggulan. Salah satunya sektor peternakan dan pengembangan SDM.
Pengembangan SDM juga diarahkan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program tersebut ditujukan bagi SDM di daerah.
Karena itu, Pemkab Flotim ingin memanfaatkan dukungan akademik Undana untuk memperkuat kebutuhan pembangunan daerah.
🤝 Undana Siapkan Dukungan Akademik
Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, menegaskan kesiapan kampus memberikan kontribusi bagi masyarakat Flotim.
Menurutnya, Undana akan mengarahkan potensi SDM yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Pendampingan tersebut dapat dilakukan melalui skema penelitian dan pengabdian.
“Kedatangan Pak Bupati tentu bukan sekadar permintaan yang harus kami penuhi, melainkan sudah menjadi kewajiban kami. Dengan segala kelebihan dan kekurangan, kami siap mengarahkan seluruh potensi SDM yang paling sesuai untuk mendampingi kebutuhan daerah melalui skema penelitian dan pengabdian,” tegas Prof. Jefri.
Rektor juga meminta Pemkab Flotim segera menentukan fokus dan lokasi prioritas pembangunan. Langkah itu diperlukan agar pendampingan akademik berjalan tepat sasaran.
“Silahkan petakan fokus pembangunan dan lokusnya, kami akan mengikuti apa yang menjadi prioritas dari Pak Bupati,” pungkas Rektor.
📌 Pimpinan Undana Hadiri Audiensi
Dalam audiensi tersebut, Prof. Jefri didampingi sejumlah pimpinan Undana. Mereka antara lain WR I Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si.
Hadir pula WR II Prof. Dr. Dr. Paul G. Tamelan, M.Si dan WR IV Prof. Dr. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D.
Selain itu, hadir Sekretaris LP2M Prof. Dr. Febri Odel Nitbani, S.Si., M.Si dan Subkoordinator Kerja Sama Happy Haning, SH.
Pertemuan kemudian ditutup dengan diskusi santai dan foto bersama jajaran pimpinan yang hadir.
Penjajakan ini menjadi langkah awal sinergi Undana dan Pemkab Flotim. Kedua pihak berharap kolaborasi tersebut mendorong pembangunan dan peningkatan kualitas SDM di Flores Timur. (Sumber: Humas Undana-Audc/Red.01-BF)











