Mahasiswa yang belum lulus setelah 14 semester harus bersiap. Undana resmi menetapkan batas akhir studi dan merilis kalender akademik terbaru 2026/2027.
BEBER FAKTA – Universitas Nusa Cendana (Undana) mulai merapikan administrasi kampus. Bersamaan dengan peluncuran Kalender Akademik 2026/2027, rektorat juga menegaskan batas akhir masa studi mahasiswa S-1 yang telah menempuh kuliah selama 7 tahun atau 14 semester.
Mahasiswa dalam kategori tersebut wajib menyelesaikan studi paling lambat 30 Juni 2026. Jika melewati tenggat, status akademiknya akan berakhir atau drop out (DO).
“Mahasiswa yang telah menempuh studi selama 7 tahun atau 14 semester wajib menyelesaikan studinya paling lambat akhir Juni 2026.”
🚨 Batas Studi Diperketat
Kebijakan ini muncul setelah evaluasi akademik kampus. Selain menjaga ketertiban administrasi, Undana juga ingin memastikan proses akademik berjalan lebih efektif.
Baca berita sambil dengar musik asyik di Tiktok @beber_fakta: 🚨Sadissss!!! Undana semakin ketat!! Jangan COba-coba merokok di Area Kampus‼️
Karena itu, seluruh pimpinan fakultas diminta mengawal pelaksanaan aturan tersebut. Langkah ini sekaligus mengurangi penumpukan mahasiswa yang belum menyelesaikan studi hingga batas maksimal.
📅 Kalender Akademik Baru Resmi Jalan
Sementara itu, Undana mulai mendistribusikan Kalender Akademik Tahun Akademik 2026/2027 sejak 19 Juni 2026.
Beberapa agenda penting yang wajib dicatat mahasiswa:
✅ Registrasi dan pembayaran SPP mahasiswa lama: 20 Juli–8 Agustus 2026
✅ Registrasi mahasiswa baru: 1–8 Agustus 2026
✅ Pengisian dan konsultasi KRS online: 1–23 Agustus 2026
✅ Perubahan atau pembatalan mata kuliah: 10–15 Agustus 2026
✅ Perkuliahan semester ganjil dimulai: 26 Agustus 2026
🎓 KKN, Magang, dan Jadwal Wisuda
Selain perkuliahan reguler, mahasiswa yang telah mengumpulkan minimal 110 SKS dapat mengikuti KKN mulai 1 September 2026.
Khusus mahasiswa FKIP, program PPL atau Magang Kependidikan berlangsung sepanjang Juli hingga Desember 2026.
Undana juga tetap menggelar wisuda dalam empat periode:
🎓 Februari
🎓 Juni
🎓 September
🎓 Desember
🔥 Bersih-Bersih “Mahasiswa Abadi”
Rektorat menilai fenomena “mahasiswa abadi” selama ini ikut membebani administrasi kampus. Bahkan, kondisi tersebut dapat memengaruhi rasio dosen-mahasiswa, kuota penerimaan mahasiswa baru, hingga proses akreditasi program studi.
Karena itu, kebijakan ini tidak hanya menjadi penertiban administrasi, tetapi juga mendorong mahasiswa lebih disiplin dalam menyelesaikan kuliah tepat waktu.
“Kebijakan ini membuka ruang yang lebih besar bagi mahasiswa baru serta mengoptimalkan fasilitas kampus dan dosen pembimbing.”
Dengan langkah tersebut, Undana berharap mampu menciptakan sistem akademik yang lebih tertib, efisien, dan produktif. (Sumber: Humas Undana – IyL / Vip – BF)











