KOTA KUPANG, beberfakta.web.id – Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kelapa Lima Tahun 2026, Jumat (22/10). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Kelapa Lima.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala BPS Kota Kupang Patrisius Tupen, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Plt Kepala Bappeda. Selain itu, Kapolsek, Danramil, para lurah, LPM, RW, RT, TP PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan perwakilan disabilitas ikut ambil bagian.
Sekda: Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan. Namun, forum ini menjadi ruang perjuangan bersama.
-
Baca Berita di Tiktok @beber_fakta: PDI-P & PKB Tantang Klaim Gubernur NTT
Ia meminta seluruh peserta membedakan kebutuhan dan keinginan. Karena itu, perencanaan harus tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Selain itu, Sekda menekankan alokasi pagu indikatif minimal Rp500 juta per kelurahan. Kebijakan ini mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.
Menurutnya, efisiensi anggaran tidak boleh menghentikan pelayanan publik. Sebaliknya, pemerintah harus tetap bergerak dan menjaga komitmen pembangunan.
“Setiap kelurahan harus merasakan dampak pembangunan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi usulan program. Dengan demikian, pemerintah dapat menghindari tumpang tindih kegiatan. Selain itu, perencanaan akan lebih fokus, realistis, dan mudah dieksekusi.
Camat Soroti Kebutuhan Puskesmas
Sementara itu, Camat Kelapa Lima, I Wayan Gede Astawa, menjelaskan tujuan Musrenbang tingkat kecamatan. Forum ini menyelaraskan usulan kelurahan dengan arah kebijakan pembangunan Kota Kupang Tahun 2027.
Selain itu, ia menyampaikan aspirasi warga terkait layanan kesehatan. Masyarakat mendorong pembangunan puskesmas baru karena rasio pelayanan belum ideal.
Menurutnya, kepastian pagu indikatif membuat perencanaan lebih terarah. Bahkan, masyarakat kini memiliki kepastian fiskal dalam mengusulkan program prioritas.
Karena itu, forum Musrenbang diharapkan memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid, pembangunan di Kelapa Lima dapat menjawab kebutuhan riil warga. (Sumber: Siaran Pers Bag. Prokopim Setda Kota Kupang/Ansel Ladjar/Vip-BF)











