🔥Edwin Bido Nakes Asal Ende Tewas Diserang OTK di Papua

Kronologi Mencekam Terungkap!

KORBAN SERANGAN OTK - Yohanes Edwintus Bido alias Edwin, salah seorang tenaga medis asal Ende, NTT yang menjadi korban serangan Orang Tak Dikenal (OTK) di Papaua. (Olahgrafis: Vico Patty-BF)

Duka menyelimuti Kabupaten Ende, NTT. Edwin Bido, seorang tenaga kesehatan tewas tragis setelah diserang OTK di Papua Barat Daya. Kronologi kejadian bikin merinding.

 

🩸 Edwin Tewas di Tempat

BEBER FAKTA – Kabar duka datang dari Kabupaten Tambrauw.

Yohanes Edwintus Bido alias Edwin, tenaga kesehatan asal Desa Nduaria, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Flores, Provinsi NTT, Edwin, tewas setelah diserang orang tak dikenal, Senin (16/3/2026).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.37 WIT. Saat itu, Edwin bersama tiga rekannya sedang dalam perjalanan.

Namun, perjalanan mereka berubah jadi tragedi.

EVAKUASI – Aparat TNI sedang mengevakuasi korban serangan OTK di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Papua. (Foto: Ist)

 

🚗 Diserang Saat Perjalanan Pulang

Insiden bermula ketika empat tenaga kesehatan pulang dari RS Pratama Fef menuju Sorong.

Saat melintas di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, kendaraan mereka tiba-tiba dihadang sekelompok orang.

Situasi langsung mencekam.

Dua nakes, Hamzah dan Robby, berhasil menyelamatkan diri. Mereka langsung berlari menuju Pos TNI terdekat.

Namun, Edwin dan rekannya, Yeremia Lobo, tertinggal.

Keduanya kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

 

😢 Keluarga Shock, Baru Ketemu Januari Lalu

Kabar duka ini pertama kali disampaikan pihak keluarga di Ende.

Salah satu keluarga, Wilhelmus Hermanto Lose, mengaku sangat terpukul.

Ia mengatakan, dirinya baru bertemu Edwin pada Januari lalu di kampung.

Saat itu, mereka berkumpul dalam acara keluarga.

“Dia masih sempat hadir waktu om kami menikah,” ungkapnya.

KE KAMPUNG HALAMAN – Peti jenazah Yohanes Edwintus Bido alias Edwin, diterbangkan ke Kampung halaman di Ende. (Foto Ist.)

 

🔍 Aparat Buru Pelaku

Sementara itu, aparat keamanan langsung bergerak.

Tim gabungan TNI dan Polri kini memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.

Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Letkol Inf J. Daniel P. Manalu, membenarkan kejadian tersebut.

Ia memastikan tim sudah berkoordinasi untuk penanganan kasus.

Selain itu, petugas juga telah mengevakuasi dua korban dari lokasi kejadian.

 

🚨 Situasi Masih Didalami

Hingga kini, motif di balik serangan brutal tersebut masih menjadi misteri.

Aparat terus melakukan penyelidikan intensif di lokasi kejadian.

Publik pun menanti jawaban: siapa pelaku di balik tragedi ini? (*/Tim-BF/Vip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *